CFD Rasuna Said Kembali Digelar Mulai 7 Juni 2026, Catat Jadwal dan Lokasinya
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim mengatakan bahwa tersebut diambil setelah Pemprov DKI melakukan evaluasi menyeluruh.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, akan kembali digelar secara rutin mulai Minggu, 7 Juni 2026.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim mengatakan bahwa tersebut diambil setelah Pemprov DKI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan perdana CFD di kawasan tersebut pada Minggu, 10 Mei 2026.
"Pemprov DKI Jakarta telah memutuskan bahwa Car Free Day (HBKB) di Jalan HR Rasuna Said akan kembali digelar secara rutin mulai Minggu, 7 Juni 2026," kata Chico di Jakarta, dikutip Minggu (31/5).
Menurut Chico, durasi pelaksanaan CFD di Rasuna Said dibuat lebih singkat dibandingkan CFD di koridor Sudirman-Thamrin yang selama ini berlangsung hingga pukul 10.00 Wib. Ia berujar bahwa Pemprov DKI mempertimbangkan karakteristik kawasan Rasuna Said yang merupakan pusat perkantoran dan aktivitas masyarakat.
"Waktu pelaksanaan sengaja dibuat lebih singkat dibandingkan CFD Sudirman-Thamrin karena mempertimbangkan aktivitas masyarakat dan kantor di sekitar kawasan yang mulai ramai pukul 10.00 Wib," ujar Chico.
Ia menjelaskan, Pemprov DKI melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sudah melakukan evaluasi lapangan ihwal pelaksanaan perdana CFD di Jalan HR Rasuna Said.
Evaluasi mencakup berbagai aspek, mulai dari kesiapan infrastruktur jalan pascarevitalisasi, pengaturan lalu lintas dan akses keluar-masuk kawasan, hingga fasilitas pendukung bagi masyarakat.
"Kesiapan infrastruktur jalan pasca-revitalisasi (meski belum 100 persen selesai, sudah dinilai layak), pengaturan lalu lintas dan akses masuk-keluar kawasan, fasilitas pendukung untuk masyarakat, dampak terhadap mobilitas dan kenyamanan warga sekitar, manajemen keramaian serta kebersihan," jelas Chico.
Dari hasil evaluasi, Pemprov DKI menilai bahwa penyelenggaraan CFD di Jalan HR Rasuna Said memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam menghadirkan ruang publik baru dan mendukung kualitas lingkungan perkotaan.
Meski begitu, Pemprov DKI menemukan sejumlah catatan teknis yang perlu disempurnakan. Hal itu pula yang menjadi alasan kegiatan CFD di Rasuna Said tidak dilanjutkan setelah 10 Mei 2026.
"Hasil evaluasi secara keseluruhan positif karena memberikan manfaat ruang publik dan lingkungan, namun ada beberapa catatan teknis yang perlu ditindaklanjuti terlebih dahulu. Itulah sebabnya sempat ditiadakan sementara pada 17 Mei lalu," ujar Chico.
Persiapan Masuk Tahap Akhir
Saat ini, lanjut dia, persiapan pelaksanaan CFD di Jalan HR Rasuna Said telah memasuki tahap akhir. Pemprov DKI juga terus melakukan koordinasi lintas instansi guna memastikan kegiatan berjalan lancar saat kembali digelar pada awal Juni mendatang.
Koordinasi dengan Stakeholder
"Saat ini persiapan sudah memasuki tahap akhir, termasuk koordinasi dengan Polri, Satpol PP, dan pengelola kawasan. Kami optimis pelaksanaan mulai Juni berjalan lebih baik dan memberikan ruang terbuka yang nyaman bagi masyarakat Jakarta," katanya.
Di sisi lain, Pemprov DKI juga menargetkan pekerjaan penyempurnaan infrastruktur di kawasan Jalan HR Rasuna Said dapat rampung sebelum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta yang jatuh pada akhir Juni 2026.