LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Cerita kesibukan Menteri Anies hingga jarang tarawih bareng keluarga

Anies mengaku sejak menjabat menteri waktu luangnya bersama keluarga sedikit berkurang.

2016-06-14 09:32:12
Anies Baswedan
Advertisement

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan mengaku sulit mengelola waktu di bulan ramadan. Sejak dirinya menjadi menteri, dia mengaku kasihan pada anak-anaknya di rumah. Sebab, keluarga kecilnya memiliki tradisi salat tarawih berjamaah di rumah.

"Puasa ini sulit kelola waktu, saya terbiasa salah tarawih bersama anak-anak di rumah. Jadi kalau saya belum pulang mereka belum tarawih. Kadang saya suka kasian sama anak bungsu yang matanya sudah lima watt nunggu saya pulang," cerita Menteri Anies di Jakarta, Senin (13/6) malam.

Mantan rektor Universitas Paramadina ini mengaku menu sahurnya berbeda dengan kebanyakan orang. Meski harus menjalani aktivitas padat sebagai menteri, Anies hanya memakan kurma dan putih telur saja saat sahur.

"Sahur kami hanya dengan kurma secukupnya dan putih telur karena makan nasi pagi itu rasanya kurang nafsu," tutur Anies.

Saat berbuka puasa pun, bapak 3 anak ini juga cukup memakan kurma dan teh manis hangat sebagai takjil. Barulah usai Salat Maghrib dirinya makan besar.

Rutinitas lainnya yakni dipertengahan bulan ramadan, sesibuk apapun dia akan menyempatkan diri untuk pergi berbelanja bersama keluarga untuk persiapan hari raya. Pilihannya jatuh pada salah satu mal di Fatmawati Jakarta Selatan.

"Biasanya kami sekeluarga ke ITC Fatmawati buat beli peci dan baju anak-anak. Kenapa di sana karena itu kan semua ada, jadi enggak perlu ke banyak tempat. Apalagi kalau cari baju anak itu kan susah yah," cerita Anies.

Menteri Anies menuturkan bulan ramadan memang bulan penuh berkah. Bulan untuk memperpanjang umur dengan bersilaturrahmi. Sebab, di bulan ramadan dirinya sering mendapatkan undangan buka bersama, dari berbagai kalangan.

"Bulan ramadan ini kesempatan untuk silaturahmi saat acara buka bersama. Bukan soal takjil tapi ketemu dengan banyak teman. Karena mengumpulkan banyak orang itu sulit sekali. Apalagi kalau kerjanya beda kota atau negara. Jadi ini kesempatan yang baik untuk berkumpul," ungkap Anies.

Untuk itu, dirinya mengaku berusaha bisa memenuhi undangan buka bersama yang datang. Selain hadir menjadi tamu undangan, Anies mengaku sejak dirinya menjadi menteri, dia juga menjadi tuan rumah.

"Kalau sebelum jadi menteri, saya yang keliling dari satu undangan ke undangan lainnya. Tapi sekarang saya juga jadi tuan rumah," tutur Anies.

Baca juga:
Menteri Anies minta bedakan sekolah tak samakan pendidikan & hukum
Menteri Anies soal protes jilbab siswi: Enggak usah bawa perasaan
Menteri Anies: Indonesia punya banyak stok warisan budaya
Atasi takut pada Santoso, Menteri Anies panggil guru sekolah di Poso
Mendikbud soal Ahok: Tak ada larangan dan pengharusan siswi berhijab
Mendikbud: Ada laporan guru tinggalkan sekolah karena takut Santoso
Kemendikbud pastikan pemerintah perhatikan PAUD & Dikmas

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.