Cerita kepanikan warga saat tanggul Tebet jebol
Tanggul jebol karena tak kuat menahan derasnya air Kali Ciliwung.
Ibu Tiana, perempuan berusia 42 tahun ini merupakan salah satu warga rumahnya dekat dengan tanggul jebol di Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan. Saat jebol, warga RT 9 RW 9, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan ini mendengar derasnya arus air luapan Kali Ciliwung yang menjebol tanggul di lokasi tersebut.
"Tanggul itu jebol kira-kira pukul 21.30 WIB," ujar Tiana saat ditemui di lokasi, Selasa (21/1).
Sebelumnya, lanjut Tiana, ia telah mendapatkan peringatan dari penjaga tanggul bahwa air dari Kali Ciliwung akan datang dengan debit lebih besar lagi. "Saya dapat kabar kalau air bakal dateng lagi yang lebih tinggi. Saya disuruh peringatin warga dan minta warga biar dievakuasi," cerita Tiana.
Topik pilihan: Kemacetan Jakarta | Jokowi ahok
Saat terjangan air datang ke lokasi tersebut, Tiana mendengar arus aliran air yang sangat deras. "Deres banget airnya pas tanggul jebol. Untung sebagian warga udah pada ngungsi," tuturnya.
Warga yang belum sempat mengungsi pun berhamburan saat air dari Kali Ciliwung melanda kawasan tersebut. Namun, tambah Tiana, masih ada 6 keluarga belum dievakuasi. "Masih ada 6 keluarga kayaknya belum dievakuasi. Pada belum mau ngungsi. Itu malah ada bayi umur 8 bulan yang masih di dalam," ujarnya.
Pantauan di lapangan, hingga saat ini petugas Kepolisian dibantu aparat TNI dan tim SAR masih terus melakukan proses evakuasi. Sejumlah warga yang telah mengungsi pun turut membantu membujuk warga agar mau dievakuasi.
Baca juga:
Pagi ini jalan-jalan di Jakarta masih banyak tergenang air
Banyak bantuan mengalir ke Kampung Pulo, pengungsi Cawang iri
Dini hari warga Tebet ngungsi karena tanggul Ciliwung jebol
Ciliwung meluap, tanggul di Tebet jebol selebar 15 meter
Banjir 4 meter, jalur Kalibata-Cililitan putus