LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Cerita Kedekatan Ma'ruf Amin dengan Rizieq dan Aksi 212

Ma'ruf menyebut Rizieq menganggapnya seperti guru dan orangtua. Ma'ruf sempat menanyakan apakah masalah karena dirinya orang NU, Rizieq pun tak mempermasalahkan. Ma'ruf juga mengatakan bahwa Rizieq dengan dirinya memiliki paham yang sama. Hanya saja jalur gerakan yang diemban Rizieq lebih radikal.

2018-11-12 08:29:26
Ketua MUI Maruf Amin
Advertisement

Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin, menampik hubungannya dengan pentolan Front Pembela Islam Rizieq Syihab menjadi buruk karena pilihannya mendampingi Joko Widodo dalam Pilpres 2019. Ketua Majelis Ulama Indonesia itu mengaku tak ada konflik sama sekali dengan Rizieq.

"HRS (Habib Rizieq Shihab) itu tidak pernah ada konflik dengan saya," ujar Ma'ruf saat dialog dengan ulama Jakarta Utara di rumah Situbondo, Jakarta Pusat, Senin (12/11).

Dia menceritakan bagaimana menjadi penengah antara Rizieq dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat kesepakatan aksi bela Islam 212. Waktu itu keduanya berselisih paham soal tempat solat Jumat.

Advertisement

"Pak Tito maunya di Istiqlal, HRS maunya di Thamrin wah itu berbahaya, karena itu saya sarankan di Monas karena tengah-tengah," jelasnya.

Tak berhenti di sana, Rizieq kembali protes karena pintu akses Monas hanya dibuka sedikit, begitu pula tak ada WC, juga suara penceramah diminta sampai menjangkau ke Gambir. Tito, kata Ma'ruf, menyanggupi semua permintaan itu.

Ma'ruf hanya menyarankan satu hal kepada peserta aksi 212. "Terus saya bilang jangan berdiri posisinya kemudian (jangan) provokasi duduk saja supaya aman," ucapnya.

Advertisement

Selain itu, Ma'ruf juga menyarankan Jokowi untuk hadir acara 212. Jokowi malah cerita ingin hadir pada saat aksi 411 sebelumnya. Berkat saran itu, akhirnya Jokowi ikut turun saat detik-detik akhir.

"Saya juga sarankan pak Jokowi bagusnya dateng, tapi waktu 411 (Jokowi bilang) maunya datang tapi protokolnya larang. Pak Jokowi 212 besok ketemu saya, bagus kalau bapak datang," ujarnya.

Selain itu, Ma'ruf juga mengatakan bahwa Rizieq dengan dirinya memiliki paham yang sama. Hanya saja jalur gerakan yang diemban Rizieq lebih radikal.

"Cuman mereka memang digunakan istilahnya mereka sebagai blower untuk menggerakkan, HRS kan punya kelebihan itu. Kebetulan di dalam gerakan sama dengan mereka. Jadi pahamnya sebenernya sama (dengan Ma'ruf)," jelasnya.

Rizieq pun menganggap Ma'ruf sebagai guru dan orangtua. Ma'ruf sempat menanyakan apakah masalah karena dirinya orang NU, Rizieq pun tak mempermasalahkan.

"Dia (HRS) bilang saya itu guru, orangtua saya," ucapnya.

Baca juga:
PSI Soal Ma'ruf Bilang Budek dan Buta: Buat yang Tak Terima Keberhasilan Jokowi
Bantah Rizieq, Ma'ruf Sebut Jokowi Dapat Citra Baik Dari Hasil Kerjanya
Ma'ruf Amien soal Politik Genderuwo: Kalau pak Jokowi bilang ada, saya ikut
Cawapres Ma'ruf Harap Dukungan dari Musisi Jalanan Bergema di Ibu Kota
Ma'ruf Amin: Nawacita Kedua Jokowi, Pembangunan akan Lebih Besar
Ma'ruf tak masalah cucu pendiri NU di kubu Prabowo, yang penting tak fitnah & memaki
Dilaporkan ke Bawaslu soal janji bagi tanah, ini reaksi Ma'ruf Amin

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.