LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Cerita Aaron Rumainum Jadi Vaksinator Demi Bisa Selamatkan Warga Papua

Dia yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Papua menyatakan kesedihannya melihat banyak orang dimakamkan di pemakaman khusus Covid-19 karena virus tersebut.

2021-08-13 14:11:04
Vaksin
Advertisement

Bagi Aaron Rumainum, tujuannya menjadi vaksinator adalah untuk menyelamatkan banyak orang dari kematian akibat Covid-19.

Dia yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Papua menyatakan kesedihannya melihat banyak orang dimakamkan di pemakaman khusus Covid-19 karena virus tersebut.

"Saya berharap dengan menyuntik orang maka bisa menyelamatkan banyak orang juga," kata Aaron, Jumat (13/8), dikutip Antara..

Advertisement

Menurut Aaron, selain sebagai vaksinator, dirinya juga ikut bekerja di pemakaman dan mengetahui banyak orang meninggal di banyak wilayah Papua karena belum disuntik vaksin.

"Jadi ada yang belum disuntik vaksin, memiliki komorbid, terpapar Covid dan meninggal, ada pula yang tidak memiliki komorbid, belum disuntik vaksin, terpapar lalu meninggal juga," ujar dia.

Sudah banyak warga di Papua yang pasti pernah disuntik vaksin Covid-19 oleh seorang Aaron Rumainum, mulai dari jajaran pejabat pemerintah, TNI, Polri, pers hingga masyarakat umum.

Advertisement

Dari cerita Aaron, tercatat sekitar 2.000-an vaksinator di Provinsi Papua, rata-rata merupakan tenaga kesehatan yang ditunjuk oleh instansinya masing-masing. Seorang vaksinator juga harus mengikuti pelatihan terlebih dahulu agar dapat menyuntik warga.

"Sekitar lima hari pelatihan khusus bagi seorang vaksinator," kata Aaron.

Meskipun demikian, Aaron terkadang merasa prihatin dengan kondisi para vaksinator yang tidak banyak menerima perhatian dari pemerintah daerah di tempatnya masing-masing.

"Masih ada vaksinator yang belum diberikan hak-haknya sejak Januari hingga kini," ujar dia.

Namun, ada beberapa kabupaten yang juga sangat mengapresiasi para vaksinator tersebut sehingga hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi tenaga kesehatan.

Aaron menjelaskan bagaimana seorang vaksinator dapat melaksanakan tugasnya dengan maksimal jika tidak diperhatikan sebagaimana mestinya.

"Bagaimanapun vaksinator ini jika terpapar Covid maka siapa lagi yang dapat menyuntik vaksin bagi warga, sehingga harus diperhatikan dengan baik juga," tandasnya.

Baca juga:
Pemkot Medan Belum Berlakukan Kartu Vaksin Syarat Akses Tempat Publik, Ini Alasannya
Ilmuwan AS Perkirakan Semua Orang Perlu Suntikan Booster Vaksin Covid-19
Polisi Tarik Status Tersangka Nakes Viral Suntik Vaksin Kosong, Ini Alasannya
PPNI: 166 Ribu Orang Telah Menyelesaikan Tahapan Pelatihan Relawan Vaksinator
NIK Calon Penerima Vaksin Tak Ditemukan, Ini Nomor Call Center Dukcapil Pusat
Vaksinasi Terapung di Probolinggo, Petugas Datangi ABK dan Nelayan ke Kapal

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.