LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Cemburu, tukang tato pukul wajah dan todongkan pisau di leher kekasih

Selanjutnya, pelaku kembali memukul dibagian wajah dan kepala sampai bengkak, lalu mencekik leher dan menendang dada korban sampai terjatuh ke lantai. Kemudian, menindih korban dengan menggunakan lutut sambil mencekik dengan tangan kanannya dan tangan kirinya memegang sebilah pisau dan menempelkannya di leher korban.

2018-06-01 21:03:00
penganiayaan
Advertisement

Ahmad Pamiludin, pemuda 36 tahun ini tak kuasa membendung emosinya terhadap Eli Dwi Santi (23) sang kekasih. Ia kadung dibakar cemburu saat mendapati chating kekasihnya dengan laki-laki lain.

Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Aan Saputra mengatakan polisi menyiduk Ahmad begitu mendapatkan laporan dari korban.

"Pelaku mengaku cemburu dengan korban karena ada laki-laki lain pernah chating dengan korban. Kemudian, pelaku mengaku emosi sehingga tidak bisa mengontrol diri dan akhirnya memukul korban berkali-kali, menendang dan mencekik korban sambil menempelkan pisau dilehernya," ujar Aan saat dikonfirmasi, Jumat (1/6).

Advertisement

Pelaku yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang tato dibekuk di Jalan Benesari, Kecamatan Kuta, Badung, Bali.

"Selanjutnya pelaku dikeler ke TKP dan tim berhasil mengamankan sebilah pisau yang dipakai pelaku menodong korban," sambungnya.

Informasi dihimpun, peristiwa penganiyaan itu terjadi Sabtu (26/5) sekira pukul 24.00 Wita. Saat itu, pelaku berada di indekos korban yang bertempat di Jalan Patimura, Nomor 12, Legian, Kecamatan Kuta, Badung, Bali.

Advertisement

Selanjutnya, pelaku dan korban sedang membahas tentang akun Facebook milik korban yang digunakan oleh pelaku untuk merayu orang lain yang ada di sekitar indekos korban. Namun, beberapa menit kemudian, tiba-tiba pelaku memukul mata kanan dan menampar pipi korban sehingga lebam.

Tak selesai disitu, pelaku pada Rabu (30/5) sekitar pukul 09.00 Wita, kembali ke indekos korban yang saat itu korban sedang tidur, tiba-tiba pelaku menyiram korban dengan air sehingga terbangun.

Selanjutnya, pelaku kembali memukul dibagian wajah dan kepala sampai bengkak, lalu mencekik leher dan menendang dada korban sampai terjatuh ke lantai. Kemudian, menindih korban dengan menggunakan lutut sambil mencekik dengan tangan kanannya dan tangan kirinya memegang sebilah pisau dan menempelkannya di leher korban.

Tak terima dianiaya oleh kekasihnya, korban mendatangi Polsek Kuta untuk melaporkan penganiyaan tersebut, Kamis (31/5) sekira pukul 15.00 Wita.

Baca juga:
Beri penghargaan Irfan, polisi pastikan melawan begal tak dipidana
Tewaskan perampok di Bekasi, Irfan diberi penghargaan polisi
5 Cara hadapi dan lawan begal bersenjata
3 Fakta tentang Irfan, santri yang bikin KO begal di Bekasi
Dua pencuri tega aniaya orangtua sakit stroke demi kebutuhan Lebaran
Diduga cemburu, pemuda di Aceh gunakan parang aniaya pacarnya

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.