LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Cekcok soal warisan, adik tewas di tangan kakak kandung

Pembunuhan ini dilatarbelakangi sengketa yang dipicu pembagian harta warisan. Konflik memuncak setelah pohon yang ditanam Ali Usri dicabut Toir.

2018-06-05 21:31:00
pembunuhan sadis
Advertisement

Pembagian warisan membuat kakak beradik di Mandailing Natal (Madina), Sumut, cekcok. Hingga berujung sang adik tewas di tangan kakak kandungnya sendiri.

Peristiwa ini terjadi di Desa Huta Bangun, Panyabungan Timur dua pekan lalu. Korban tewas Ali Usri (36). Dia meregang nyawa setelah dibacok kakaknya, Toir (38).

"Antara pelaku dan korban saudara kandung," kata Kapolres Madina AKBP Irsan Sinuhaji, Selasa (5/6).

Advertisement

Dia menjelaskan, pembunuhan ini dilatarbelakangi sengketa yang dipicu pembagian harta warisan. Konflik memuncak setelah pohon yang ditanam Ali Usri dicabut Toir.

"Kekerasan tidak terhindarkan dan nyawa hilang," sambung Irsan.

Toir menghabisi adiknya, Kamis (24/5) sekitar 14.00 Wib. Ali Usri tewas dengan 7 bekas bacokan dan tusukan parang. Terdapat 3 luka di bagian tangan dan satu di kepala, serta 3 luka tusuk di dada.

Advertisement

Setelah menghabisi adiknya, Toir langsung melarikan diri ke hutan. Dia ditangkap sepekan berselang, Kamis (31/5) sekitar pukul 00.30 Wib, saat pulang ke rumahnya.

"(Pelaku) sembunyi di hutan, karena kelaparan dia kembali ke rumah," jelas Irsan.

Saat penangkapan itu, Toir disebutkan melakukan perlawanan. Kakinya ditembak petugas.

Tim dari Satreskrim Polres Madina dan Polsek Panyabungan menyita sejumlah barang bukti dari pelaku. Barang bukti yang disita di antaranya senjata rakitan, parang dan baju berlumur darah.

Baca juga:
Pelaku mengaku melihat iblis di wajah korban pembunuhan di Madina
Dapat bisikan gaib, pengikut aliran sesat habisi 3 anggota keluarga
Sebelum membunuh, Supriyono sempat adu mulut dengan Jumiyati
Mengungkap fakta pembunuhan mahasiswi di kamar mandi gereja
Polisi tangkap pembunuh Jumiyati yang tewas di bulak persawahan
Desak pelaku ditangkap, keluarga korban pembunuhan tutup jalan di Timika

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.