Cekcok Dengan Tetangga, Setiyono Tewas Ditusuk di Perut
Istri pelaku memberitahukan kondisi korban yang bersimbah darah akibat luka tusuk di bagian perutnya pada keluarga korban. Dalam kondisi luka di bagian perut korban sempat dibawa ke seorang bidan desa.
Akibat berselisih paham dua orang petani lereng Gunung Kelud warga Desa Manggis Kecamatan Ngancar duel. Salah satunya meninggal dunia akibat luka tusukan di perutnya. Korban bernama Setiyono (38), bapak dua anak tersebut diduga dihabisi oleh Bowo, tetangganya.
Kejadian pertengkaran sendiri pada Senin malam (21/1) di belakang rumah pelaku. Korban sempat ditemukan sekarat di rumah pelaku yang terpaut jarak 200 meter.
Istri pelaku memberitahukan kondisi korban yang bersimbah darah akibat luka tusuk di bagian perutnya pada keluarga korban. Dalam kondisi luka di bagian perut korban sempat dibawa ke seorang bidan desa.
Namun karena luka yang parah, korban meregang nyawa saat di perjalanan. Kejadian tersebut segera dilaporkan polisi dan polisi langsung datang ke TKP. Petugas dari Tim Identifikasi Polres Kediri dan Polsek Ngancar mengamankan sejumlah sabit dan pisau yang diduga dipakai pelaku menghabisi nyawa korban.
"Antara korban dengan tetangganya berinisial B (Bowo) sempat terlibat cek cok. Akhirnya bertikai. Kami masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini," kata Kapolsek Ngancar, AKP Iwan Setyo Budi.
Oleh pihak kepolisian jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk divisum. Sementara Bowo si pelaku kini menjalani pemeriksaan di Mapolres Kediri.
Baca juga:
Isak Tangis Pengasuh Antarkan Bayi Quina yang Dianiaya Ibu ke Pemakaman
26 Adegan Reka Ulang Gambarkan Sadisnya Farida Habisi Bayi Baru Dilahirkannya
Pernah Disantet, Tiga Orang Bakar Hidup-hidup Dua Warga Pasuran
Mayat Terbakar di Ogan Ilir Diduga Wanita Berusia 17-20 Tahun
Penganiayaan Berujung Pembunuhan Ibu Kandung ke Bayi Dipicu Benci ke Mantan Suami