Isak Tangis Pengasuh Antarkan Bayi Quina yang Dianiaya Ibu ke Pemakaman
Merdeka.com - Bayi Quina Latisa Ramadhani (1,5) tewas di tangan ibu kandungnya. Bayi malang itu dianiaya pada Jumat (18/1) malam.
Pemakaman Quina dilakukan hari ini di TPU Kampung Gebang, Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang. Tak banyak yang mengantar ke kubur, hanya perwakilan keluarga dan pengasuh saat Quina dititipkan di rumah kerabat ibunya.
"Ya Allah, Astaghfirullah nak," kata Mulyadi, pria yang sempat mengasuh Quina. Dia terlihat begitu sedih dan terpukul.

Quina bayi memang sempat dirawat keluarga Mulyadi di Cirebon. Rosita menitipkan buah hatinya setelah suaminya pergi entah ke mana dan ekonomi tak menentu.
Namun setelah dirasa Rosita mampu menghidupi Quina dari hasil berjualan Pempek, Quina justru menjadi bulan-bulanan Rosita melampiaskan kekesalan terhadap bekas suaminya itu.
Quina dinyatakan meninggal dunia di Klinik Bunda Sejati, Jatiuwung, Kota Tangerang. Banyak sekali luka memar di tubuh Quina.
P2TP2A Periksa Kejiwaan Rosita
Pihak P2TPA akan melakukan pemeriksaan psikologis terhadap Rosita. Psikiater akan didatangkan Pemkot Tangerang.
Hasil penyelidikan polisi, Rosita menjadi pelaku tunggal saat melakukan penganiayaan itu.
“Sampai saat ini dari pemeriksaan, pelaku tunggal,” ucap dia.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat tentang Undang-undang perlindungan anak, sesuai pasal Pasal 80 ayat 3 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. “Ancaman hukumannya 20 tahun penjara,” bilang Kapolsek.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya