LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Cek serpihan diduga AirAsia, Basarnas terhalang ombak 3 meter

Tim SAR belum bisa mengonfirmasi apakah benda tersebut merupakan serpihan pesawat AirAsia.

2014-12-30 11:50:49
AirAsia QZ 8501 Hilang
Advertisement

Tim Basarnas dan Polairud Polda Bangka Belitung mengerahkan kekuatannya untuk mengecek benda diduga serpihan pesawat AirAsia yang ditemukan nelayan di sekitar perairan Pulau Belinyu dan Pulau Tujuh. Namun pencarian melalui laut terkendala ombak setinggi 3 meter.

"Sekarang ada 2 pesawat ke sana dan Polair mengarah kesana tapi kondisi ombak 3 meter," kata Kapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Gatot Subiyaktoro di Posko Manggar, Selasa (30/12).

Hingga kini, kata Gatot, belum ada yang bisa mengonfirmasi benda berukuran 2-4 meter yang dilaporkan berwarna merah dan putih itu. Dengan kondisi cuaca di laut yang sedang berombak tinggi, petugas akan menggunakan helikopter untuk mengangkat benda tersebut.

"Nanti kita naikkan dari helikopter. Belum tahu tapi yang jelas menurut dia (nelayan) bendanya berwarna merah putih," ujar Kapolda.

Pagi tadi Kepolisian Perairan Polda Kepulauan Bangka Belitung menerima laporan penemuan serpihan benda berbentuk segi empat. Laporan penemuan tersebut berasal dari seorang nelayan asal Kecamatan Belinyu pada Senin (29/12), malam.

"Tadi malam anggota kami di Beliyu mendapat informasi, katanya ada nelayan yang bernama Kaha yang melihat benda seperti serpihan pesawat pada Minggu (28/12) sekitar pukul 08.00 WIB, namun nelayan itu tidak tahu benda apa dan melaporkannya ke Polair di Belinyu," ujar Kabag Bin Ops Polair Babel AKBP Adi Nugraha, Selasa (30/12).

Sementara itu, benda diduga serpihan ekor pesawat AirAsia di antara perairan Pulau Belinyu dan Pulau Tujuh. Benda tersebut berbentuk serpihan berwarna merah dan putih.

"Kita diarahkan untuk mengecek ke Pulau Belinyu," ujar salah satu anggota Polairud saat berbincang dengan merdeka.com di Belitung.

Baca juga:
Wakil ketua DPR minta asing buktikan kecanggihan cari AirAsia
Blogger China ramal AirAsia bakal hilang, sebut sosok Black Hand
Ini 13 area pencarian AirAsia QZ 8501
AirAsia QZ8501 hilang di wilayah disebut 'pabrik badai petir'
DPR minta maskapai terus motivasi keluarga penumpang AirAsia
Serpihan benda diduga AirAsia di Pulau Belinyu berukuran 4 meter

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.