Cegah tragedi Salim Kancil terulang, warga Lumajang gelar seni pasir
150 peserta mengikuti kegiatan yang ditujukan mencegah adanya penambangan liar dan tragedi Salim Kancil terulang.
Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Pesisir Lumajang dan LSM Laskar Hijau menggelar Festival Seni Pasir di Pantai Watu Pecak, Selok Awar-awar, Pasirian, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (2/1). Festival tersebut merupakan rangkaian acara peringatan 100 hari meninggalnya petani antitambang Salim Kancil.
Sekitar 150 peserta mengikuti kegiatan yang ditujukan mencegah adanya penambangan liar dan tragedi Salim Kancil terulang. Mereka berlomba di wilayah yang diperjuangkan Salim Kancil dengan mengorbankan nyawanya.
"Kegiatan itu sebagai salah satu bentuk kampanye untuk melestarikan pesisir selatan Lumajang, sehingga tidak boleh ada penambangan pasir di kawasan pesisir," kata Koordinator LSM Laskar Hijau A'ak Abdullah Al-Kudus seperti dikutip antara, Sabtu (2/1).
A'ak menjelaskan bahwa melalui kegiatan tersebut bisa mengedukasi masyarakat agar tidak mengeksploitasi kekayaan alam. Menurutnya warga Lumajang bertanggung jawab pada kelestarian lingkungan yang telah menghidupinya selama ini.
"Banyaknya pasir di Lumajang yang ditambang membuat dampak kerusakan lingkungan yang cukup besar, sehingga diharapkan dengan kampanye melalui festival itu menyadarkan masyarakat pentingnya menjaga kelestarian lingkungan," tuturnya.
Hari ini merupakan puncak peringatan perjuangan Salim Kancil. Menteri Desa, Pembangunan Desa Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jakfar rencananya akan menghadiri Istighosah peringatan 100 hari meninggalnya Salim Kancil tersebut.
"Acara itu untuk mengenang pengorbanan almarhum Salim Kancil dalam memperjuangkan kelestarian lingkungan di pesisir pantai selatan Lumajang," ujarnya.
Ia mengatakan kegiatan itu diselenggarakan secara swadaya oleh masyarakat di Desa Selok Awar-Awar dengan harapan dapat menjadi ruang pemersatu bagi masyarakat yang peduli pada kelestarian pesisir selatan Lumajang.
"Setelah melakukan doa bersama dan Istighosah, kami juga akan melakukan penanaman pohon bersama di pesisir pantai yang rusak akibat tambang itu," katanya.
Selain Menteri Desa, Percepatan Desa Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jakfar, kegiatan itu rencananya juga dihadiri oleh Pansus Pertambangan DPRD Provinsi Jawa Timur yang akan didampingi langsung oleh Bupati Lumajang As'at Malik beserta jajarannya.
"Kami juga mengharapkan kehadiran masyarakat, khususnya yang peduli terhadap pelestarian pesisir selatan Lumajang, sehingga bahu-membahu menanam pohon di pesisir selatan Lumajang itu," pungkasnya.
Baca juga:
Baru 3 berkas kasus pembunuhan Salim Kancil segera diadili
Anang sebut banyak warga menganggur sejak tragedi Salim Kancil
Buron pembunuhan Salim Kancil ditangkap di Kalimantan Selatan
Polisi jaga rumah 3 wartawan diteror di Lumajang
Wartawan di Malang gelar aksi untuk 3 jurnalis Lumajang yang diteror