LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Cegah Corona, Gereja Katolik di Jember Ganti Misa Via Live Streaming YouTube

Dalam situasi pandemik wabah virus Covid-19 ini, umat Katolik diminta tidak datang ke gereja sebagai bentuk kewaspadaan.

2020-03-22 04:28:00
Virus Corona
Advertisement

Seluruh gereja Katolik yang ada di Jember mulai hari Minggu (22/03) hari ini meniadakan kegiatan Misa sebagai antisipasi penyebaran virus Sebagai gantinya, misa digantikan melalui live streaming di akun Youtube milik Gereja Katolik.

"Ada imbauan dari Keuskupan Malang, agar umat Katolik mulai Sabtu (21/03) ini tidak lagi pergi ke Gereja. Sebagai gantinya, pada hari Minggu besok, para Romo mengadakan misa privat atau misa bersama secara live streaming yang bisa diikuti umat dari rumah masing-masing," ujar Romo Antonius Denny O.Carm, Pastor Asistensi Gereja Katolik Santo Yusup Jember saat dikonfirmasi Merdeka.com pada Sabtu (21/03) malam.

Baca juga ayat-ayat alkitab di Merdeka.com.

Advertisement

Setidaknya terdapat 4 gereja Katolik di Jember, yang berada di bawah Keuskupan Malang. Dua di antaranya adalah gereja Katolik di pusat kota Jember, yakni Gereja Katolik Santo Yusup dan Gereja Katolik Hati Tersuci Santa Perawan Maria. Dua Paroki gereja Katolik lainnya berada di pinggir kota, yakni Gereja Katolik Santo Paulus di Ambulu dan Gereja Katolik Maria Tak Bernoda di Tanggul.

"Mereka (umat gereja di pinggir kota) bisa ikut live streaming di akun Youtube kita, yakni Santo Yusup. Atau di Keuskupan Malang juga ada live streamingnya," jelas pria yang juga bertugas sebagai Kepala SMAK Santo Paulus Jember.

Dalam situasi pandemik wabah virus Covid-19 ini, umat Katolik diminta tidak datang ke gereja sebagai bentuk kewaspadaan.

Advertisement

"Jangan permainkan Tuhan dengan sok berani terhadap virus ini, lalu kehilangan kewaspadaan. Kita memberitahukan (kepada umat) agar kita lebih baik waspada. Karena di tempat lain, seperti di Jakarta, ada orang tertular positif corona karena mengikuti kegiatan rohani," jelas Romo Denny.

Karena itu, bagi Gereja Katolik, prioritas utama saat ini adalah kewaspadaan dan keselamatan nyawa manusia.

"Maka semboyan kita saat ini adalah istilah latin, salus populi suprema lex. Keselamatan umat menjadi hukum tertinggi," jelas Romo Denny.

Kebijakan peniadaan misa secara langsung ini, akan berlaku selama 14 hari ke depan, yakni sejak 21 Maret hingga 3 April 2020. Selain diminta mengadakan misa melalui live streaming, Keuskupan Malang juga menginstruksikan seluruh Romo dan Umat Katolik menjaga hidup sehat dan bersih. Mereka juga diminta untuk tekun berdoa dan tidak merasa panik.

"Instruksi mulai kemarin malam dikirim oleh uskup. Lalu malam ini juga terus kita sebar sehingga umat sudah memahami," pungkas Romo Denny. (*)

Baca juga:
Jumlah ODP Kasus Corona di NTT Turun Dari 101 Menjadi 80 Orang
Target Pemerintah Datangkan 1 Juta Obat dan Alat Medis untuk Tangani Corona
Cegah Penularan Corona, Polisi Pulangkan Ratusan Tamu Hajatan di Purwokerto
Banting Setir Produksi Masker Kain, Penjahit Ini Banjir Pesanan
Pesan untuk Anak Muda, Hati-Hati Tanpa Sadar Jadi Pembawa Virus Corona

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.