LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Cegah Banjir di Jabodetabek, BPPT Siapkan Teknologi Modifikasi Cuaca

BPPT merencanakan ada empat sorti penerbangan per hari untuk menyemai awan dalam rangka mempercepat penurunan hujan sehingga hujan tidak sampai turun di wilayah Jabodetabek.

2020-01-02 13:58:49
Banjir
Advertisement

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyiapkan teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk mempercepat penurunan hujan sebelum mencapai wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Modifikasi ini diharapkan mengurangi curah hujan di area tersebut sehingga mencegah banjir.

"Kami sudah siapkan 22 ton bahan semai (garam), dan segera ditambah lagi stoknya," kata Kepala BPOT Hammam Riza di Jakarta. Demikian dikutip dari Antara, Kamis (2/12).

Hammam mengatakan, rencananya ada empat sorti penerbangan per hari untuk menyemai awan dalam rangka mempercepat penurunan hujan sehingga hujan tidak sampai turun di wilayah Jabodetabek.

Advertisement

Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Penanganan Banjir pagi tadi, katanya, BPPT diminta untuk melakukan operasi TMC guna mengurangi curah hujan penyebab banjir di Jabodetabek.

Hammam menuturkan BPPT sudah melakukan analisis pertumbuhan awan penyebab hujan di Jabodetabek. Awan-awan tersebut berasal dari sebelah barat dan barat laut Jabodetabek yaitu selat Sunda, Lampung, dan sekitarnya.

Hammam mengatakan pada Kamis (2/1) sudah dilakukan persiapan baik pesawat maupun peralatan lainnya serta bahan semai berupa garam.

Advertisement

Untuk pelaksanaan TMC tersebut, BPPT bersama BNPB dan TNI akan mengerahkan dua jenis unit pesawat yakni CN295 dan Casa, dan opsional untuk satu unit Hercules.

Hammam menuturkan sebanyak 15 personel BPPT diterjunkan untuk melakukan operasi TMC itu. Kerja sama lintas sektor juga akan turut menyukseskan pelaksanaan TMC tersebut.

"Kita perlu data-data cuaca yang akurat dari BMKG, terkait awan hujan, pergerakan angin, dan lain-lain sehingga ahli TMC bisa simulasi dan antisipasi," ujarnya.

Ditambahkan, Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) BPPT, Tri Handoko Seto, mengatakan operasi TMC ditargetkan mengurangi 30-50 persen hujan yang diperkirakan akan turun di wilayah Jabodetabek.

Mulai 3 Januari 2020, operasi TMC akan dilakukan dimulai dengan dilakukannya prediksi dan monitoring pertumbuhan dan pergerakan awan pagi hari.

"Semua awan yang bergerak ke Jabodetabek dan diperkirakan akan hujan di Jabodetabek akan disemai dengan pesawat menggunakan bahan semai NaCl. Diharapkan, awan akan jatuh sebelum memasuki Jabodetabek," ujarnya.

BPPT merencanakan akan menurunkan hujan ke Selat Sunda atau Lampung, namun jika arah angin ke timur akan diturunkan ke waduk-waduk seperti Jatiluhur dan Jatigede.

Baca juga:
Kepala BPS Nilai Banjir Awal 2020 Terparah Sejak 2013
Rutan KPK Sempat Banjir, Enam Tahanan Korupsi Dievakuasi
Banjir Parah di Awal 2020, Bagaimana Nasib Saham Emiten di Pasar Modal?
57 Truk Angkut Sampah Kali Ciliwung, Banyak Kayu Gelondongan
Banjir Jakarta, Menkominfo Minta Operator Seluler Maksimalkan Pemulihan Layanan

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.