LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Cari anak, ayah PRT korban 'perbudakan' sampai temui paranormal

"Selama tiga tahun saya cari orang pintar sampai ke mana-mana, 'itu anaknya (Anis) dijaga beberapa pria," kata Pardi.

2014-12-05 10:00:37
penganiayaan
Advertisement

Selama sekitar tiga tahun, Anis Rahayu (28), pembantu rumah tangga (PRT) yang menjadi korban penyiksaan majikannya di Medan tidak diketahui kabar beritanya. Keluarga pun mengira, ibu satu anak itu sudah meninggal dunia.

Ayah Anis Rahayu, Supardi, hanya tahu kalau putrinya bekerja di Jakarta diajak oleh seseorang. Selama di Jakarta, berpindah-pindah kerja hingga kehilangan jejak. Adik Anis, Hilmi pernah mencari ke Jakarta, begitu juga tetangganya yang kebetulan pergi ke Jakarta juga ikut mencari namun tidak mendapat hasil.

"Nggih pikire pun mboten wonten mawon (muncul pikiran kalau sudah meninggal). Sudah lama tidak memberikan kabar. Kulo nggih padhos-padhos tiyang pinter (cari-cari orang pintar)," kata Supardi di Masjid tempatnya menjadi tenaga kebersihan dan parkir di Malang, Kamis (4/12).

Anis Rahayu tercatat sebagai warga Jalan Peltu Sujono Gang Seruni Nomor 49 RT 14 RW 2 Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Namun rumah tersebut juga dikontrakkan karena dua adik Anis, Ria Dinasa dan Helmi masing-masing juga merantau ke Jakarta dan Sumatera. Sementara ibunya sudah lama meninggal.

Sedangkan ayahnya, menikah lagi dan tinggal bersama istrinya di Jalan Kyai Gribik, Kota Malang. Sehari-hari Supardi menjadi tenaga kebersihan dan parkir di sebuah masjid.

"Selama tiga tahun saya cari-cari orang pintar sampai ke mana-mana, 'Iku anake, ono wong sing nunggui, wong lanang-lanang' (itu anaknya dijaga beberapa pria), beberapa orang pintar yang saya datangi selalu bilang begitu. 'Anakmu masih hidup, ini sama orang'," terangnya.

Hati Supardi menjadi lega, karena memang anaknya masih hidup, meski dengan kondisi menyedihkan. Bersama dua temannya menjadi korban penyiksaan, bahkan beberapa tewas setelah dianiaya.

Baca juga:
'Perbudakan' di Medan jadi bahan pembahasan RUU PRT DPR RI
Fakta-fakta kasus 'perbudakan' PRT di Medan versi polisi
'Perbudakan' PRT di Medan, pelaku juga kena pasal trafficking
Jasad wanita misterius di Karo diduga Cici, warga Bekasi
2 Tahun tak digaji, pembantu asal NTT mengadu ke polisi

(mdk/mtf)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.