Capim KPK Surya Tjandra janji takkan buat gerakan jika 'dikerjain'
"Saya akan hadapi sendiri," kata Surya.
Calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Surya Tjandra menyatakan tidak takut untuk mundur dari jabatan jika dianggap tidak mampu menjadi pimpinan lembaga antirasuah tersebut.
Dia juga tidak akan membuat gerakan politik jika 'dikerjain' pihak lain karena jabatannya.
"Jika nanti saya terpilih maka saya akan membuat suasana lebih rileks dan saya percaya transparansi. Tidak ada yang disembunyikan dan nanti kalau saya dianggap tidak bisa maka saya tidak takut untuk mundur dari KPK. Kalau saya dikerjain saya akan hadapi sendiri tanpa lakukan gerakan-gerakan, kita terus move on," ujar Tjandra di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (15/12).
Tjandra menjelaskan, ke depannya kondisi KPK saat ini bisa menjadi bahan evaluasi. Oleh karena itu, pimpinan KPK berikutnya diupayakan harus proaktif sesuai dengan kapasitasnya.
"Kepemimpinan sampai ke bawah itu diatur. Boleh diskersi tapi harus diatur. Saya biasa melayani, saya enggak punya beban politik juga, image dan saya kira ini modal penting bagi kita semua," tutur Tjandra.
Baca juga:
Pesan Ruhut ke capim KPK, jangan seperti Samad di kasus Budi Gunawan
Sindiran DPR buat KPK, sering tolak makanan & anggap polisi musuh
Capim Surya Tjandra: KPK tak bisa kerja sendiri, perlu dukungan DPR
Surya Tjandra jalani uji kepatutan dan kelayakan pimpinan KPK
Disebut otoriter oleh Busyro, Ruki jawab 'bedakan kritik & menghina'