LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Cak Imin anggap di masa SBY gagal, kini saatnya pindahkan ibu kota

Muhaimin merasa Jakarta sudah terlalu terbebani menjadi ibu kota.

2017-07-08 15:24:17
Ibu Kota Pindah
Advertisement

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mendukung pemerintahan Joko Widodo yang berencana memindahkan Ibu Kota ke luar Jakarta. Dia mendukung pula apabila Palangka Raya dipilih sebagai Ibu Kota.

Cak Imin beralasan, pemindahan Ibu Kota Negara ke Palangka Raya guna mewujudkan keinginan Presiden pertama Soekarno. Terlebih, Palangka Raya merupakan wilayah yang anti terhadap gempa bumi.

"Palangka Raya memang dari Bung Karno kan diperjuangkan. Karena potensi tengah dan tanahnya yang datar. Anti gempa," kata Cak Imin ditemui usai Halal Bi Halal Idul Fitri di kediamannya kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu (8/7).

Oleh sebab itu, Cak Imin mengatakan sangat tepat apabila Presiden Joko Widodo menetapkan Palangka Raya sebagai Ibu Kota menggantikan Jakarta. Terlebih, dia menilai wacana pemindahan Ibu Kota ke Palangka Raya telah mencuat sejak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih menjabat sebagai Presiden.

Selama, sepuluh tahun menjadi Presiden, Cak Imin menyebutkan SBY gagal memenuhi rencana pemindahan tersebut. Dia mengatakan saat era SBY, pernah mendorong agar ibu kota pindah ke Palangka Raya. Kini, di era Jokowi, dirinya pun ikut mendorong hal sama.

"Nah posisi ini bagus dan kalau pak Jokowi memulai bagus karena Pak SBY gagal memindahkan," ujarnya.

Cak Imin menilai Presiden Jokowi tak akan masalah apabila berkantor di mana pun apabila Ibu Kota pindah ke Palangka Raya. Presiden, lanjut dia, pasti berkenan menggunakan kantor apa pun di Palangka Raya. Sebab itu, ia menilai pemindahan Ibu Kota tak perlu memikirkan banyak hal.

"Gaya kepemimpinan Pak Jokowi yang merakyat, mungkin kantor Presidennya bisa pinjam punya siapa dulu," ujarnya.

Selain itu, mantan Menteri Menakertrans ini menilai pemindahan Ibu Kota ke Palangka Raya dapat menciptakan pemerataan pembangunan. Apalagi, Jakarta diakui telah sangat semrawut dengan segala permasalahannya, terutama faktor kemacetan.

"Jakarta ini sudah, haduh. Saya ini pulang kantor jam 2 malam karena nunggu jalan sepi. Betul-betul sudah tidak efisien," ujarnya.

Cak Imin mengakui pemindahan Ibu Kota bakal membebankan keuangan negara. Maka, ia tak masalah apabila pihak swasta dilibatkan untuk membantu.

Baca juga:
4 Latar belakang unik Jokowi setuju Ibu Kota pindah dari Jakarta
JK: Jangan karena alasan macet, Ibu Kota mau dipindah
Butuh ratusan ribu hektar tanah untuk pindahkan Ibu Kota RI
Sandiaga malas tanggapi isu pemindahan ibu kota
Ibu kota pindah libatkan swasta, Ketua MPR sebut bisa jadi skandal
Ini alasan Jokowi ingin pindahkan ibu kota dari Jakarta

(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.