Buya Syafi'i minta Jokowi setarakan UKP-PIP dengan Kementerian
Apabila Keppres itu diubah, Buya Syafi'i mengatakan maka Kepala UKP-PIP yaitu Yudi Latief akan setara dengan menteri. Menurut Buya, perubahan tingkatan ini diperlukan untuk memudahkan UKP-PIP melakukan koordinasi dengan sejumlah kementerian soal pembinaan Pancasila.
Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP), Ahmad Syafi'i Ma'arif (Buya Syafi'i) mengatakan akan segera melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pertemuan tersebut untuk menyampaikan usulan ke Kepala Negara untuk merubah Keppres Nomor 54 Tahun 2017 tentang UKP-PIP. Tujuannya agar kewenangan unit kerja ini diperluas.
"Nanti mau ketemu unit kerja Presiden. Langsung dipanggil secepatnya karena Keppres itu tugasnya besar tapi wewenangnya enggak ada. Kecil sekali kewenangannya, jadi mau diubah. Nanti mau diperbaiki Perpres itu supaya ada wewenang gitu lho," kata Buya Syafi'i di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (17/7).
Apabila Keppres itu diubah, Buya Syafi'i mengatakan maka Kepala UKP-PIP yaitu Yudi Latief akan setara dengan menteri. Menurut Buya, perubahan tingkatan ini diperlukan untuk memudahkan UKP-PIP melakukan koordinasi dengan sejumlah kementerian soal pembinaan Pancasila.
"Kalau sekarang Keppres yang Nomor 54 itu, itu Yudi Latief setingkat Dirjen. Bagaimana mau memanggil menteri enggak bisa. Ini memang kurang cermat membuatnya," ujarnya.
Menanggapi permintaan itu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan akan terlebih dahulu menunggu arahan dari Presiden Joko Widodo. "Itu menunggu arahan Presiden," ujarnya.
Baca juga:
Yudi Latief puji Jokowi: Tak semua presiden kehilangan nalarnya
Yudi Latief lantik tiga deputi UKP Pembinaan Ideologi Pancasila
SBY tersinggung Demokrat dianggap mualaf Pancasila dan Kebhinnekaan
Ini yang akan dilakukan UKP-PIP membumikan Pancasila
Kepala UKP-PIP serahkan tiga nama calon deputi ke Seskab