LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Butiran jagung purba ditemukan di Situs Liyangan

Sebelumnya di Situs Liyangan, tim penelitian arkeologi menemukan adanya bulir padi yang telah menjadi arang.

2014-10-23 13:31:14
Situs Sejarah
Advertisement

Tim dari Balai Arkeologi Yogyakarta menemukan artefak berupa butiran jagung purba (Zea Mays) dan sisa nasi yang masih berada dalam bakul. Artefak tersebut ditemukan di Situs Liyangan yang berada di lereng Gunung Sindoro, Temanggung Jawa Tengah.

Kepala Balai Arkeologi Yogyakarta, Siswanto mengemukakan temuan ini sangat membantu penelusuran sejarah budidaya pertanian dan teknologi pertanian atau cocok tanam di Pulau Jawa. Lebih jauh, dia mengemukakan ada kemungkinan benih jagung itu merupakan hasil impor saat terjalin hubungan antarnegara yang terbuka.

"Benih jagung itu sangat memungkinkan adalah impor, karena pada abad tersebut hubungan internasional telah terbuka. Budaya (Hindu-Buddha) sendiri berasal dari negara lain dan artefak seperti keramik dan logam diimpor dari China dan daratan Asia yang lain," ujarnya saat pembukaan UNSOED FAIR 2014 di Graha Widyatama Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Kamis (23/10).

Dengan adanya temuan terbaru ini, lanjutnya, membuka peluang disiplin ilmu lainnya untuk melakukan penelitian. Situs Liyangan adalah sebuah situs perkampungan dengan peninggalan arkeologis yang penting, karena meninggalkan bukti subsistensi berupa produk-produk budidaya.

Sebelumnya di Situs Liyangan, tim penelitian arkeologi menemukan adanya bulir padi (Oriza sativa) yang telah menjadi arang dan membuktikan ketahanan pangan di Jawa pada saat itu dikelola dengan baik.

Dari penelitian tim arkeologi, diketahui budidaya pertanian telah berkembang di Jawa pada masa lalu antara abad 8-10 Masehi. "Jawa yang dikenal kesuburan tanahnya merupakan berkah yang tidak disia-siakan oleh masyarakat penghuninya," tutur Siswanto.

Baca juga:
Sebelum temukan arca, Supardi mimpi didatangi sosok mahakala
Arca mahakala peninggalan mataram Hindu ditemukan di Sleman
Bila ratusan siswa SMP Surabaya antusias belajar jadi Soekarno
Sewell, kota tua yang jadi situs warisan dunia
Arkeolog temukan prasasti di Pendopo Pengayoman Temanggung
Makam raja Persia ini konon bangunan tahan gempa tertua di dunia
Menelusuri satu-satunya jejak Raja Tumapel di Bumi Panjalu

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.