Buru penembak polisi di Papua, Polri bentuk tim khusus
Polri kutuk aksi penembakan yang menewaskan dua anggota Polisi di Papua.
Mabes Polri mengutuk aksi penembakan di Papua yang menyebabkan dua anggotanya tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka. Sebab, penembakan yang terjadi sekitar pukul 12.10 WIT itu dilakukan saat anggota polisi sedang terlibat dalam kegiatan pembangunan sumber daya manusia.
"Perbuatan harus kita kutuk dengan sekeras-kerasnya, dimana Polisi yang sedang akan melakukan kegiatan pembangunan sumber daya manusia yaitu dalam bentuk kegiatan bimmas sambang desa agar desa desa di wilayah papua menjadi desa sadar hukum, memiliki masyarakat yang lebih cerdas dan mampu menghadapi perubahan zaman yang sangat cepat." ujar kadiv humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny Sompie di Jakarta, Selasa (29/7).
Penembakan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata menyebabkan dua orang Polisi tewas, Bripda Yoga Ginugy tertembak tepat di bagian perut, Bripda Zulkifli tertembak di bagian kepala.
Dua anggota polisi lainnya yakni Bripda Alex Numbery dan Briptu Elsky Bonyadone mengalami luka serius.
"Saya minta masyarakat tetap tenang dan yakin bahwa kelompok kriminal tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,".
Pihak kepolisian membentuk tim khusus untuk melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata. Pihak kepolisian setempat juga berkoordinasi dengan TNI.
Baca juga:
Korban penembakan mobil Estrada di Papua dimakamkan
Baru dilantik, Kapolda Papua sudah disambut penembakan
Empat mobil angkutan jenis estrada ditembaki kelompok bersenjata
Perbatasan ditutup usai penembakan,pengunjung PNG ke Papua turun
Mobil guru SD di Papua ditembaki penembak misterius