Buru La Nyalla, Kejati Jatim sebar tim gabungan
Tim itu disebar di Jakarta, Surabaya, dan daerah lain.
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur kini memburu dan mencari keberadaan Ketua Umum Persatuan Sepakbola Indonesia, La Nyalla Mahmud Mattalitti, yang mangkir tiga kali dari panggilan pemeriksaan penyidik pidana khusus. Mereka mengaku sudah membentuk tim dan disebar buat menjemput paksa tersangka kasus korupsi dana hibah Kadin Jatim itu.
"Saat ini tim juga sudah ada yang di Jakarta, Surabaya, dan daerah lainnya," kata Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Maruli Hutagalung, Senin (28/3).
Tim khusus buat memburu La Nyalla itu terdiri dari Kejaksaan Agung, penyidik Pidsus, dan intelijen dari Kejati Jatim. Bahkan, mereka juga menggandeng polisi.
"Saya sudah komunikasi dengan Kapolda Jatim (Irjen. Pol Anton Setiadji) ikut membantunya. Tapi, di sini polisi sifatnya hanya mengamankan saja, yang melakukan penangkapan dari tim kita (Kejagung dan Kejati)," ujar Maruli.
Ketika disinggung soal keberadaan La Nyalla, apakah masih di Indonesia atau di luar negeri, Maruli berkilah belum tahu.
"Masih belum tahu di mana. Yang jelas saat ini kita akan lakukan upaya pencarian," ucap Maruli.
La Nyalla Mattalitti ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, berdasarkan alat bukti. La Nyalla diduga melakukan korupsi dana hibah Kadin Jatim. Dengan menggunakan aliran dana hibah dari Pemprov Jatim, La Nyalla diduga membeli saham Initial Public Offering (IPO) Bank Jatim dengan nilai sekitar Rp 5,3 miliar, pada 2012.
Baca juga:
Mangkir pemeriksaan 3 kali, Kejati Jatim siap jemput paksa La Nyalla
La Nyalla diduga ada di luar negeri, Kejati Jatim gandeng Interpol
Kejati Jatim akan cari La Nyalla di rumahnya hari ini
2 Ketum PSSI tersandung kasus korupsi