Buronan Korupsi APBD Morowali Ditangkap KPK dan Kejati Sulteng di Samarinda
Khoironi merupakan terpidana perkara korupsi penyalahgunaan dan penyimpangan APBD Kabupaten Morowali Tahun 2007, Sulawesi Tengah, yang diperuntukkan sebagai Dana Penyertaan Modal kepada Perusahaan Daerah Morowali untuk pengadaan kapal dengan kerugian negara sebesar Rp 4,5 miliar.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memfasilitasi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah menangkap daftar pencarian orang (DPO) terpidana perkara korupsi Khoironi F Cadda di Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (27/5).
Khoironi merupakan terpidana perkara korupsi penyalahgunaan dan penyimpangan APBD Kabupaten Morowali Tahun 2007, Sulawesi Tengah, yang diperuntukkan sebagai Dana Penyertaan Modal kepada Perusahaan Daerah Morowali untuk pengadaan kapal dengan kerugian negara sebesar Rp 4,5 miliar.
"KPK melalui Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV memfasilitasi Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah melakukan penangkapan DPO terpidana Khoironi F Cadda," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta.
Khoironi sebelumnya telah diputus bersalah berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1212 K/PID.SUS/2015 tanggal 13 April 2016 dengan pidana penjara selama 5 tahun dan denda sebesar Rp 200 juta.
Adapun kronologi penangkapan, kata Ali, pada Kamis (27/5) sekitar pukul 15.00 WITA berlokasi di salah satu perumahan elit di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Khoironi berhasil ditangkap oleh tim gabungan.
"Tim gabungan yang terdiri dari KPK, Pidsus Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, dan Pidsus Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah," kata Ali.
Selanjutnya, terpidana dibawa ke Kejati Kaltim guna dilakukan pemeriksaan awal yang kemudian diterbangkan ke Palu, Sulawesi Tengah untuk dilaksanakan eksekusi putusannya.
"Dalam masa pencarian, DPO terpidana tersebut selalu berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya dengan menggunakan identitas berbeda," kata Ali.
Baca juga:
Diduga Rugikan Negara Rp1,68 M, 3 Tersangka Korupsi Masker di Banten Ditahan
Jadi Tersangka Korupsi Lahan Rumah DP 0 Rupiah, Eks Dirut Sarana Jaya Ditahan KPK
KPK: Korupsi Lahan Rumah DP 0 Rupiah Rugikan Negara Rp 152,5 Miliar
Cari Bukti Dugaan Korupsi Masker, Jaksa Geledah Kantor Dinsos Karangasem
Korupsi Pengadaan Alkes, Eks Pejabat Kemenkes Dituntut 2,5 Tahun Penjara
KPK Periksa 3 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Pemprov DKI