Bupati Ogan Ilir diduga sengaja mematikan listrik saat digerebek BNN
Sampai penggerebekan berakhir, listrik di rumah masih dalam keadaan mati.
Ketua RT 26 Sugeng Karyono menyebut saat penggeledahan di rumah Bupati Ogan Ilir Ahmad Wazir Noviadi alias Ovi, Minggu (13/3) malam, situasi di dalam keadaan gelap. Diduga, lampu sengaja dimatikan pemilik rumah.
Dijelaskannya, petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) tiba di rumah Ovi di Jalan Musyawarah III, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus, Palembang, sekitar pukul 18.20 WIB. Sugeng yang baru pulang kerja didatangi petugas untuk membantu masuk ke dalam rumah.
Beberapa saat petugas tiba di lokasi, kondisi rumah masih terang. Tak lama kemudian, lampu di dalam rumah tiba-tiba padam dan kondisinya gelap. Hanya lampu-lampu taman yang masih hidup.
"Kalau waktu kejadian itu memang gelap, lampunya mati," ungkap Sugeng kepada merdeka.com, Rabu (16/3).
Dia menduga, lampu tersebut sengaja dipadamkan pemilik rumah untuk mengelabui petugas. Sebab, hingga penggeledahan berakhir, sekitar pukul 22.20 WIB, kondisi rumah masih gelap.
"Ya mungkin begitu, waktu digeledah itu gelap, sampai selesai juga gelap," ujarnya.
Sementara terkait lampu jalan yang saat kejadian padam, Sugeng mengatakan, lampu tersebut memang rusak sejak Kamis (10/3) malam. Pada malam kejadian, sejumlah petugas Dinas Penerangan Jalan Kota Palembang datang ke lokasi untuk memperbaiki lampu jalan. Beberapa saat kemudian, lampu kembali hidup.
"Tidak ada yang dimatikan, memang mati sebelum itu sudah sering rusak. Jam 8-an malam itu baru hidup, orang dinas jalan yang perbaiki," kata dia.
Baca juga:
BNN endus ada upaya sabotase saat menggerebek rumah Bupati Ogan Ilir
Cari bukti tambahan, rumah Bupati Ogan Ilir kembali digeledah BNN
Bupati terjerat kasus narkoba, politikus PKB di DPR dites urine
Kasus Bupati Ogan Ilir, Ahok setuju kepala daerah dites narkoba
Teka-teki sabu Bupati Ovi dan rekomendasi IDI