LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bupati Bogor Klaim 19 Pompa Air Efektif Tangani Banjir di Gunungputri

Dia menyebutkan, pompa yang dipasang pada akhir tahun 2020 itu berhasil meminimalisasi banjir secara signifikan di Perumahan Villa Mahkota Pesona dan Villa Nusa Indah.

2021-02-15 11:16:56
Bogor
Advertisement

Bupati Bogor, Ade Yasin meyakini, pemasangan 19 pompa air di Bojongkulur, Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, efektif dalam menangani banjir tahunan di wilayah tersebut.

"Tahun 2020 kemarin di sini banjir besar, tapi tahun ini sudah kita antisipasi. Kita lakukan mitigasi dengan membangun 19 pompa air. Alhamdulillah masyarakat sendiri yang bilang kepada saya tertolong sekali dengan adanya pompa air," katanya di Bogor, Senin (15/2).

Dia menyebutkan, pompa yang dipasang pada akhir tahun 2020 itu berhasil meminimalisasi banjir secara signifikan di Perumahan Villa Mahkota Pesona dan Villa Nusa Indah.

Advertisement

"Yang biasanya banjir besar dengan lumpur yang banyak, sekarang ini banjir hanya semata kaki dan cepat surut,” ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Ade Yasin mengatakan, pemasangan mesin pompa berkapasitas 100 liter per detik itu dilakukan untuk menyelamatkan 7.600 keluarga yang kerap menjadi korban banjir di Bojongkulur. Pasalnya, banjir kerap terjadi lantaran posisi kawasan yang diapit antara Sungai Cileungsi dan Cikeas.

Penanganan banjir di wilayah timur Kabupaten Bogor itu merupakan salah satu dari wujud program utama Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Ade Yasin-Iwan Setiawan bernama Pancakarsa, khususnya Karsa Bogor Membangun.

Advertisement

Menurutnya, tahun ini pemasangan pompa di titik rawan banjir akan kembali dilanjutkan bersamaan dengan program Normalisasi Sungai Cileungsi.

Sementara, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Soebiantoro mengatakan bahwa belasan pompa air itu difungsikan ketika air sungai meluap, sehingga mempercepat pengeringan banjir dan meminimalisasi endapan lumpur.

“Sumber pembiayaan berasal dari APBD Kabupaten Bogor tahun 2020 dengan total pagu Rp3,8 miliar," tutupnya.

Baca juga:
4 Desa di Jombang Kebanjiran Akibat Sungai Meluap
4 Warga Korban Tanah Longsor di Nganjuk Ditemukan, 2 Meninggal Dunia, 16 Masih Dicari
BPBD: 20 Warga Hilang Akibat Tanah Longsor di Nganjuk
Banjir dan Longsor Melanda Nganjuk, 23 Orang Dalam Pencarian
Bupati Bogor Minta BBWS Benahi Pendangkalan Sungai Cikeas
Banjarmasin Masih Status Tanggap Darurat Air Pasang
Banjir di Keerom Papua Rusak 4.500 Hektar Lahan Pertanian

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.