Bupati Bogor Berharap Omicron Tak Ganggu Perekonomian
Ade mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, LPE pada 2021 melesat naik menjadi 3,48 persen, setelah terpuruk pada 2020 mencapai minus 1,7 persen dibanding 2019 sebesar 5,85 persen.
Bupati Bogor, Ade Yasin berharap Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kabupaten Bogor tidak terganggu oleh adanya gelombang ketiga penularan Covid-19. Pasalnya LPE Kabupaten Bogor sudah mulai membaik sejak 2021.
Dia mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, LPE pada 2021 melesat naik menjadi 3,48 persen, setelah terpuruk pada 2020 mencapai minus 1,7 persen dibanding 2019 sebesar 5,85 persen.
"Saya harap penularan varian Omicron ini, tidak mengganggu perekonomian kita ya yang sudah tumbuh. Karena LPE kita memang sudah naik pada 2021 kemarin," kata Ade di Cibinong, Jawa Barat, Jumat (25/2).
Selain LPE yang membaik, angka Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Bogor pun menembus Rp245,22 triliun pada 2021. Angka itu jauh lebih tinggi dibanding 2020 sebesar Rp236,15 triliun.
"Itu kan hasil kerja keras Pemkab Bogor dan seluruh elemen yang ada di dalamnya. Mudah-mudahan ini bisa stabil dan tidak terlalu terdampak oleh Omicron," tutupnya.
Baca juga:
Satgas Covid-19 UNS: Subvarian Omicron BA.2 Mendekati Kemampuan Delta
Kasus COVID-19 di Sleman Tembus 1.000 Lebih dalam Sehari, Ini 3 Faktanya
Osaka University: Teknologi Streamer Daikin Mampu Nonaktifkan Varian Omicron
Cegah Omicron Terus Naik, Perlu Pengendalian Mobilitas Masyarakat Jelang Ramadan
Angka Testing Varian Omicron Lebih Tinggi Dibanding Delta