Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Angka Testing Varian Omicron Lebih Tinggi Dibanding Delta

Angka Testing Varian Omicron Lebih Tinggi Dibanding Delta Juru bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengungkapkan, angka testing Covid-19 di tengah varian Omicron lebih tinggi dibanding gelombang Delta. Pada masa sekarang, ada 1 juta orang yang di tes dalam satu pekan.

"Angka testing saat ini merupakan capaian yang baik, sebab sudah jauh lebih tinggi dari di tes saat masa gelombang Delta yang berkisar di tes 1 juta orang dalam satu minggu," katanya dalam jumpa pers, Kamis (24/2).

Terlebih, kata Wiku, Indonesia sudah mencapai target testing organisasi kesehatan dunia (WHO). Yaitu seribu orang di tes per satu juta penduduk sejak bulan Januari 2022.

Wiku menjelaskan, tes yang saat ini banyak dilakukan masih didominasi tujuan screening dengan melihat dari tingginya proporsi antigen dibanding PCR. Sedangkan, di masa gelombang Delta proporsi testing cenderung berimbang.

Hal ini disebabkan karena varian Omicron cenderung memunculkan gejala yang lebih ringan maupun tanpa gejala. Sebaliknya varian Delta memunculkan gejala yang lebih nyata dibanding Omicron .

"Akibatnya di masa Delta proporsi PCR sebagai alat peneguhan diagnosa lebih banyak, karena orang gejala sedang dan berat pun lebih banyak," jelasnya.

"Sementara di masa Omicron orang cenderung bergejala ringan bahkan tanpa gejala, dan masih tetap beraktifitas normal," tandas Wiku.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP