Bukan Karangan Bunga, Wali Kota Palembang Ratu Dewa Minta Tanaman Hidup
Dia mengimbau pelaku usaha papan bunga agar dapat berinovasi seperti mengganti papan bunga menjadi bibit tumbuhan atau bibit tanaman yang dapat ditanam.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa resmi dilantik dalam pelantikan kepala daerah serentak oleh Presiden Prabowo Subianto, Kamis (20/2). Ratu Dewa pun menerima banyak ucapan selamat berbentuk papan karangan bunga.
Ratu Dewa mengucapkan terima kasih dan apresiasi pihak-pihak yang memberinya ucapan selamat. Namun dia mengimbau pelaku usaha papan bunga agar dapat berinovasi seperti mengganti papan bunga menjadi bibit tumbuhan atau bibit tanaman yang dapat ditanam untuk penghijauan.
"Mungkin pelaku usaha bisa berinovasi, bunga plastik bisa diganti bunga asli untuk bisa ditanam, atau tanaman lain yang lebih bermanfaat," ungkap Wali Kota Palembang Ratu Dewa dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, Kamis (20/2).
Dewa mengatakan, Palembang masih memerlukan ruang terbuka hijau lebih banyak dan masyarakat juga harus lebih proaktif membantu penghijauan kota. Dia pun berencana membuat suatu kawasan perkebunan yang diharapkan membawa dampak positif dalam rangka penghijauan.
"Banyak sekali manfaat ketika ada penghijauan, tidak hanya membuat suasana lingkungan yang asri, namun juga dapat mengurangi polusi," kata Dewa.
Sama halnya dengan papan bunga yang bisa diganti dengan bibit tanaman. Para pihak yang memberi ucapan bisa memesan bibit tumbuhan, bukan dalam bentuk papan bunga seperti biasa.
"Saya paham ada investasi dunia usaha dalam menjalankan bisnis, tapi inovasi dunia usaha berjalan seiring sejalan dengan program pemerintah soal penghijauan kota," kata Dewa.
Dewa juga berharap semua sisi usaha dapat mendongkrak penghijauan kota, termasuk di sekolah, perusahaan-perusahaan, dan lainnya. Dengan demikian lingkungan masyarakat menjadi asri, berkurang emisi, dan kesehatan lebih terjamin.
"Bisa dibayangkan jika satu juta penduduk di Palembang menanam lima pohon saja, berarti sudah ada lima juta pohon yang sudah ditanami, tentu sudah berkontribusi besar untuk menekan polusi," pungkas Dewa.