Buka Suara Sekjen DPR soal Ganti AC Baru Habiskan Rp3,03 Miliar
Soal anggaran Rp3,5 miliar, Indra mengatakan karena ada beberapa sarana olahraga yang hendak diperbaiki. Yakni, tenis, futsal, badminton maupun alat-alat gym.
Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar buka suara terkait heboh anggaran Rp3,03 miliar untuk penggantian AC ruang keluarga rumah jabatan anggota di Kalibata, Jakarta Selatan. Ia berdalih alat pendingin ruangan itu sudah tidak berfungsi.
"Pada umumnya semua AC di ruang keluarga itu sudah tidak berfungsi secara baik, karena umurnya sudah lebih dari 8 tahun rata-rata," kata Indra kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/3).
Indra mengatakan pengajuan renovasi rumah anggota dewan dilakukan 2 tahun lalu. "Sampai sekarang anggarannya disediakan pemerintah tidak tercukupi. Sehingga baru sekaranglah ruang keluarga dapat kami penuhi untuk pergantian AC-nya," dalihnya.
"AC yang lama masih ada," katanya.
Soal anggaran Rp3,5 miliar, Indra mengatakan karena ada beberapa sarana olahraga yang hendak diperbaiki. Yakni, tenis, futsal, badminton maupun alat-alat gym.
"Kami mau perbaiki untuk dipergunakan semua stakeholder yang ada di Senayan. Nanti akan diatur oleh Biro Pengelolaan Bangunan dan Wisma secara profesional, jadwal waktu dan sebagainya."
Baca juga:
Sekjen Ungkap Alasan DPR Mau Diaspal Ulang, Terima Delegasi Ketua Parlemen Dunia
Penjelasan Detail Biaya Gorden 505 Rumah Dinas DPR: 1 Unit Dianggarkan Rp 90 Juta
Alasan Sekjen DPR Anggarkan Gorden Rumah Dinas: 13 Tahun Tak Diganti, Kayak Kain Pel
Dasco Soal Anggaran Aspal-Gorden: Sudah Lama Diusulkan
Ini Kata Pimpinan DPR soal Anggaran Gorden Rp47,8 Miliar dan Aspal Rp11 Miliar
Selain Gorden Rp48,7 Miliar, DPR Anggarkan Rp11 Miliar Pengaspalan Area Gedung
DPR Anggarkan Rp48,7 Miliar untuk Gorden