Buat gusur lokalisasi Dadap, Pemkab Tangerang butuh Rp 10 miliar
Pemkab Tangerang ingin penggusuran lokalisasi Dadap kondusif, seperti di Kalijodo, Jakarta.
Pemerintah Kabupaten Tangerang tak lama lagi bakal menggusur kawasan pelacuran Dadap, Kecamatan Kosambi. Mereka menggelontorkan Rp 10 miliar buat mengubah daerah kelam itu.
Anggaran itu buat membiayai kegiatan pembongkaran fisik bangunan, hingga penanganan masalah kesehatan dan sosial dari penggusuran.
"Anggaran juga untuk kesehatan, sosial, dan sebagainya," kata Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, Selasa (1/3).
Zaki mengatakan, saat ini tengah berkoordinasi dengan Polri, TNI, dan Angkasa Pura II dalam menertibkan lokalisasi Dadap. Rencana itu akan dieksekusi Mei mendatang.
"Untuk pengamanan kami libatkan TNI dan Polri," ujar Zaki.
Saat ini, kata Zaki, Kabupaten Tangerang akan melayangkan surat peringatan pertama supaya penghuni lokalisasi mengosongkan bangunan, dan membongkar langsung bangunannya.
"Sekaligus sosialisasi," ucap Zaki.
Dalam penertiban tahap awal, tambah Zaki, pemerintah fokus pada penutupan kawasan prostitusi, meliputi pembongkaran kafe dan bangunan di area lokalisasi, hingga penanganan Wanita Pekerja Seks di lokalisasi itu.
"Kami ingin seperti Kalijodo, penertiban dilakukan secara kondusif," lanjut Zaki.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Iskandar Mirsad mengatakan, penggusuran hanya buat kawasan prostitusi.
"Jadi jangan khawatir buat warga. Karena tidak berlaku bagi warga yang tinggal di sekitar lokalisasi," tutup Zaki.
Baca juga:
Lokalisasi Dadap akan digusur, 44 PSK pengidap AIDS sembunyi
Sepi pengunjung, para PSK di Kotim pulang kampung
Kawasan prostitusi Baturraden tak mau terima PSK eks Kalijodo
Satpol PP Tangerang usir 20 eks pelacur Kalijodo
Intip pusat pelatihan keterampilan untuk mantan PSK