Bripda Nesti Ode Samili Terpapar Paham Radikal dari Sosmed
Asep mengungkapkan, Bripda Nesti Ode Samili tercatat telah dua kali berurusan dengan Densus 88 Anti Teror. Pertama kali terungkap sekitar Mei 2019. Pihak kepolisian mengamati tindak-tanduknya. Salah satu yang paling mencolok pernah meninggalkan dinas tanpa izin.
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan, paham radikalisme telah merasuki pemikiran Bripda Nesti Ode Samili sejak setahun terakhir. Saat ini polwan yang bertugas di Maluku Utara itu sedang dalam penanganan Densus 88 Anti Teror.
Asep menjelaskan, Densus 88 sedang mendalami keterangan dari Bripda Nesti Ode Samili. Beberapa informasi telah dikantongi.
"Sementara yang sudah dapat dia mempelajari dari media sosial," katanya di Mabes Polri, Jumat (4/10).
Dia mengungkapkan, Bripda Nesti Ode Samili tercatat telah dua kali berurusan dengan Densus 88 Anti Teror. Pertama kali terungkap sekitar Mei 2019. Pihak kepolisian mengamati tindak-tanduknya. Salah satu yang paling mencolok pernah meninggalkan dinas tanpa izin.
"Secara keseluruhan yang menunjukkan sikap sikap radikal," ujarnya.
Pihaknya kemudian mengambil langkah pembinaan terhadap Bripda Nesti Ode Samili. Saat itu, sudah mulai kembali kepada jati diri sebagai anggota Polri
"Tetapi setelah diberikan kesempatan kedua kali ternyata yang bersangkutan kembali aktif mempelajari paham-paham radikal," tutup Asep.
Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Terpapar Paham Radikal, Bripda Nesti Ode Terancam Dipecat
Polwan Berpangkat Bripda Ditangkap Densus 88, Diduga Terkait Terorisme
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Jaringan JAD dan MIT di Sulteng
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Indramayu
Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Salatiga
Anggota JAD yang Ikut Demo di Sumut Pernah 2 Kali Terbang ke Suriah