BPOM Semarang Awasi Penyaluran Mutu Vaksin Covid-19 di Jateng
Kepala BPOM Semarang, I Gusti Ayu Adhy Aryapatni, saat dikonfirmasi menyebut untuk sistem penyaluran vaksin Covid-19 nantinya dikendalikan oleh tim Dinkes masing-masing kabupaten kota. Pihaknya akan koordinasi dengan Dinkes Jateng terkait pelaksanaan proses penyaluran secara masif kepada masyarakat.
Petugas Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Semarang akan memantau 21.252.000 dosis vaksin covid-19 yang akan di distribusi di sejumlah daerah di wilayah Jawa Tengah. Proses pengawasan akan dilakukan petugasnya dengan mengawal konsistensi mutu vaksin covid-19.
"Kita monitoring pada kualitas vaksin yang disalurkan kepada masyarakat dan bukan dari pelaksana vaksinasinya. Untuk sekarang kita sedang menunggu prosedur distribusinya seperti apa," kata Kepala BPOM Semarang, I Gusti Ayu Adhy Aryapatni, saat dikonfirmasi, Rabu (25/11).
Dia menyebut untuk sistem penyaluran vaksin Covid-19 nantinya dikendalikan oleh tim Dinkes masing-masing kabupaten kota. Pihaknya akan koordinasi dengan Dinkes Jateng terkait pelaksanaan proses penyaluran secara masif kepada masyarakat.
"Kemungkinan, proses distribusinya melalui dinas-dinas kesehatan baik tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota. Jadi kami akan koordinasikan setelah jelas prosedurnya," ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menerima 21.525.000 dosis vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat. Dinas Kesehatan Jateng tengah mempersiapkan 2708 vaksinator.
Sasaran vaksin adalah mereka yang berumur 18-59 tahun. Distribusinya, sesuai dengan kelompok-kelompok tertentu.
Terkait merk vaksin, Dinkes menyebut hal itu bergantung pada keputusan pemerintah pusat. Karena, Dinkes Jateng tidak membeli vaksin tersebut secara mandiri.
Baca juga:
Jawa Tengah Akan Terima 21 Juta Vaksin Covid-19
AS Sebar 6,4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Pertama ke Seluruh Negeri Mulai Desember
Tak Cukup Kebijakan Moneter, Vaksin jadi Kunci Pemulihan Ekonomi Imbas Pandemi
Spanyol Akan Prioritaskan Vaksin Covid-19 untuk Lansia
Jokowi Sebut Vaksin Covid-19 Harus Dipastikan BPOM
Hasil Uji Klinis, Rusia Klaim Vaksin Sputnik V 95 Persen Efektif Cegah Covid-19