Hasil Uji Klinis, Rusia Klaim Vaksin Sputnik V 95 Persen Efektif Cegah Covid-19
Merdeka.com - Satu lagi vaksin yang virus corona yang disebut memiliki efektivitas 95 persen setelah Pfizer dan Moderna. Rusia menyampaikan, vaksin yang dikembangkan yaitu Sputnik V, 95 persen efektif mencegah Covid-19 yang disebabkan infeksi virus corona.
Hasil ini berdasarkan analisis sementara kedua data uji coba klinis. Demikian disampaikan pengembang vaksin, dikutip dari Alarabiya, Rabu (25/11).
Kementerian Kesehatan Rusia, pusat penelitian Gamaleya, dan Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) menyampaikan, kalkulasi efektivitas ini berdasarkan data pendahuluan yang dihimpun dalam 42 hari setelah dosis pertama disuntikkan. Ketiga lembaga inilah yang mengembangkan Sputnik V.
Namun demikian, mereka tak menyebutkan jumlah kasus digunakan dalam menetapkan kalkulasi tersebut.
Pada Oktober lalu, RDIF mengajukan permohonan kepada WHO agar vaksin virus corona Sputnik V masuk dalam Daftar Penggunaan Darurat dan mendapatkan label prakualifikasi.
Prosedur tersebut akan memungkinkan vaksin Sputnik V dimasukkan ke dalam daftar produk medis yang memenuhi standar kualitas, keamanan, dan kemanjuran terkemuka, kata CEO RDIF Kirill Dmitriev melalui pernyataannya seperti dikutip Reuters, Rabu (28/10).
Daftar Penggunaan Darurat (Emergency Use Listing/EUL) dimaksudkan untuk membuat vaksin tersedia secara global lebih cepat, sedangkan prakualifikasi WHO adalah label kualitas global yang memastikan vaksin aman dan efektif.
Rusia adalah negara pertama yang memberikan persetujuan aturan vaksin virus corona jenis baru.
Persetujuan itu diberikan sebelum uji coba skala besar selesai sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan ilmuwan dan dokter tentang keamanan dan kemanjuran vaksin tersebut.
Sputnik V, yang dikembangkan oleh Institut Penelitian Gamaleya Moskow dan dipasarkan oleh RDIF, didasarkan pada platform organisme adenovirus pada manusia.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya