BOR RS di Jabar untuk Pasien Covid 29%, Vaksinasi 200 Ribu Per Hari
Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, penurunan BOR tidak lepas dari upaya semua pihak. Ia juga menyatakan bahwa tren positif ini disertai dengan peningkatan kapasitas dan perluasan penyuntikan vaksin.
Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian rumah sakit rujukan COVID-19 di Jawa Barat berada di angka 29 persen. Di sisi lain, angka vaksinasi di Jabar sudah menyentuh 200 ribu penyuntikan per hari.
Angka BOR ini merupakan yang terendah sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang pada awal Juli lalu menyentuh angka 90,91 persen.
Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, penurunan BOR tidak lepas dari upaya semua pihak. Ia juga menyatakan bahwa tren positif ini disertai dengan peningkatan kapasitas dan perluasan penyuntikan vaksin.
"Berita baiknya hari ini Jabar sudah 200.000 vaksinasi per hari. Tertinggi se-Indonesia," kata dia melalui siaran pers yang diterima, Senin (16/8).
"Target kami 400 ribu per hari agar Desember beres (tercapai herd immunity) dengan catatan jatah vaksin untuk kami 15 juta per bulan bisa dipenuhi oleh Kemenkes," ia melanjutkan.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi penurunan BOR di Jabar.
Sejak PPKM diterapkan, menurut Luhut, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 maupun kasus aktif terus menurun.
"Saya kira kondisi di Jawa-Bali terus mengalami perbaikan, kasus terkonfirmasi turun 76 persen dan kasus aktif turun 53 persen dari puncaknya. Namun kita harus tetap waspada," ujarnya.
Dalam rakor virtual yang dihadiri gubernur se-Jawa-Bali tersebut, Luhut meminta daerah untuk memaksimalkan perawatan pasien COVID-19 di tempat isolasi terpusat (isoter) agar lebih tertangani. Ia menyebut apabila 75 persen pasien isoman bisa dipindahkan ke isoter maka kasus akan bisa lebih terkendali.
"Kalau 75 persen isoman bisa dipindahkan ke isoter itu sudah pasti bisa mengendalikan, untuk itu saya minta ini jadi perhatian semua agar isoter dilakukan secara masif," ucapnya.
Luhut melaporkan, saat ini, kematian pasien isoman masih terbilang tinggi, termasuk kematian pada ibu hamil akibat varian delta. "Terdapat kecenderungan kematian ibu hamil akibat varian delta, kemarin Pak Presiden sudah berikan arahan agar ada isoter sendiri untuk ibu hamil," tuturnya.
Baca juga:
28.524.986 Masyarakat Indonesia Sudah dapat Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap
Sebaran Kasus Positif Covid-19 di 34 Provinsi 16 Agustus 2021
Sri Mulyani Sebut Pandemi Virus Corona akan Jadi Endemi di 2022
Cerita Kapolsek di Karangasem Jadi Sopir Ambulans untuk Jemput Warga Isoman
CEK FAKTA: Benarkah Masker Label VFE Paling Direkomendasikan? Ini Faktanya
Swab Test, 8 Anggota Polri Buleleng dan Keluarga Positif Covid-19