LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bogor Raih Predikat Wajar dengan Pengecualian dari BPK, Ini Respons DPRD

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto memastikan akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Jawa Barat dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah 2021.

2022-08-01 20:58:29
KILAS
Advertisement

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto memastikan akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Jawa Barat dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah 2021.

Kata Rudy, DPRD Kabupaten Bogor sejauh ini belum membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Bogor tahun 2021 karena masih menunggu hasil pemeriksaan dari BPK.

"Setelah LHP kami terima, kami akan bahas LKPj Bupati Bogor tahun 2021 dengan berpedoman pada LHP BPK terbaru, dan akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan BPK untuk membangun Kabupaten Bogor lebih baik lagi," kata Rudy, Senin (1/8).

Advertisement

Dalam waktu dekat, Rudy memastikan DPRD Kabupaten Bogor menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Kebijakaan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2023 sekaligus LKPj Bupati Bogor tahun 2021.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bogor meraih predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah tahun 2021. Pasalnya, terdapat potensi kerugian negara lebih dari Rp40 miliar yang harus ditindaklanjuti dalam 60 hari ke depan.

"Ada potensi kerugian negara cukup besar di atas Rp40 miliar yang harus ditindaklanjuti. Bentuknya ada kelebihan bayar atau denda-denda yang tidak sesuai itu harus ditindaklanjuti rekomendasi dari BPK dalam 60 hari," kata Iwan, usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK di Bandung, Senin (1/8).

Advertisement

Dia mengungkapkan opini WDP yang diberikan BPK Jawa Barat, menilik pada beberapa temuan maladministrasi di Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang/Jasa Kabupaten Bogor.

Iwan mengungkapkan, Pemkab Bogor telah berusaha semaksimal mungkin untuk menyajikan laporan keuangan yang transparan dan akuntabel sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.

"Namun demikian tentunya masih terdapat beberapa kekurangan yang perlu disempurnakan dan harus ditindaklanjuti dengan sungguh-sungguh demi perbaikan ke depan," kata Iwan.

Baca juga:
Pemprov DKI Kembali Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK
BPK Beri Opini WTP atas 12 Laporan Keuangan Kementerian Tahun 2021, Ini Daftarnya
Kemenhan Pertahankan WTP Empat Kali Berturut-turut
Kepala BPKH soal Opini WTP dari BPK: Dana Haji Aman & Likuid, Siap Dipakai Kapan Saja
Raih WTP 9 Kali Berturut-turut, Kapolri: Komitmen Transparan Gunakan Uang Negara
Jokowi: WTP Bukan Tujuan Akhir, tapi Gunakan Uang Rakyat Sebaik-baiknya

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.