Bocah Tewas Tenggelam saat Ibu Sedang Angkut Batu
Kepala Kepolisian Sektor Bontomarannu, Inspektur Satu Hafit Yudin mengatakan, meninggalnya MR berawal saat AD sedang mengangkut batu untuk pembangunan rumahnya. Di saat bersamaan MR sedang main di sekitar saluran irigasi dekat rumahnya.
Seorang bocah di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) berinisial MR (1) yang ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi yang berada sekitar 50 meter dari rumahnya. Meninggalnya MR setelah lepas dari pengawasan ibunya berinisial AD saat bekerja mengangkut batu.
Kepala Kepolisian Sektor Bontomarannu, Inspektur Satu Hafit Yudin mengatakan, meninggalnya MR berawal saat AD sedang mengangkut batu untuk pembangunan rumahnya. Di saat bersamaan MR sedang main di sekitar saluran irigasi dekat rumahnya.
"Ibunya tidak sadar, anaknya main di pinggir saluran irigasi. Terpeleset anak itu," ujarnya kepada wartawan Rabu (15/6).
Saat sadar anaknya tidak berada di dekatnya, saat itu pula AD berteriak meminta tolong kepada warga. Saat itu, warga membantu AD mencari anaknya.
"MR baru ditemukan sekitar 1 km dari lokasinya dia jatuh. Sekitar pukul 19.30 Wita ditemukan," jelasnya.
Warga mengevakuasi jasad MR dari saluran irigasi dan kemudian membawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Pihak keluarga korban juga menolak anaknya dilakukan autopsi. Mereka menerima musibah yang menimpa anaknya tersebut.
"Tidak mau anaknya diautopsi. Dia terima musibah ini," tutupnya.
Baca juga:
Keluarga Ridwan Kamil Ucapkan Terima Kasih ke Geraldine Penemu Jasad Eril
Penjelasan Ahli Forensik soal Jenazah Eril Utuh Meski Tenggelam 14 Hari di Sungai
Dubes RI untuk Swiss: Pengadilan Sudah Beri Kewenangan Keluarga Menerima Jenazah Eril
KBRI Pastikan Penghormatan Terhadap Eril Sebagai Muslim Terpenuhi
Keluarga Segera Bawa Jenazah Eril ke Indonesia
Tolong Adik Terseret Arus di Pantai Seminyak Bali, Remaja Tewas
Lepas dari Pantauan, Dua Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Vila Nusa Penida