LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

BNPT dan MUI diminta sikapi temuan soal masjid terpapar radikalisme

Ketua DPR Bambang Soesatyo menyatakan, temuan hasil penelitian Lembaga Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) tentang 41 dari 100 masjid di lingkungan pemerintahan baik di BUMN, lembaga negara, maupun kementerian terindikasi telah disusupi paham radikal tak bisa dianggap sepele.

2018-07-09 21:01:15
Radikalisme
Advertisement

Ketua DPR Bambang Soesatyo menyatakan, temuan hasil penelitian Lembaga Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) tentang 41 dari 100 masjid di lingkungan pemerintahan baik di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), lembaga negara, maupun kementerian terindikasi telah disusupi paham radikal tak bisa dianggap sepele. Menurutnya, harus ada klarifikasi soal temuan itu yang diikuti tindakan-tindakan antisipatif.

Bamsoet mengatakan, Komisi VIII DPR yang membidangi urusan keagamaan bisa menindaklanjuti temuan itu dengan menggelar rapat kerja bersama menteri agama.

"Undang pula P3M untuk meminta penjelasan mengenai sejumlah masjid yang disusupi paham radikal tersebut," ujar Bamsoet di Jakarta, Senin (9/7).

Advertisement

Legislator Partai Golkar itu juga meminta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendalami temuan P3M. "Untuk melakukan tindakan pencegahan apabila benar ditemukan adanya paham radikal," ujar mantan ketua Komisi III DPR itu.

Menurut Bamsoet, temuan P3M juga menjadi pengingat bagi BNPT, kementerian/lembaga dan BUMN untuk selalu mewaspadai radikalisme. Selain itu, kata Bamsoet, peningkatan pengawasan atas radikalisme juga harus dibarengi dengan pendidikan tentang nasionalisme.

"Meminta BNPT, BUMN, lembaga negara, dan seluruh kementerian di Indonesia untuk meningkatkan pengawasan di dalam rumah ibadah di lingkungannya dan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Bhinneka Tunggal Ika," cetusnya.

Advertisement

Lebih lanjut Bamsoet meminta Kemenag agar memberikan pelatihan dan penyuluhan secara berkala kepada para tokoh agama dan ulama yang biasa menyampaikan ceramah keagamaan. "Agar ceramah yang disampaikan bisa memupuk rasa damai dan kekeluargaan antar-umat beragama," pungkasnya.

Baca juga:
UIN & UI tegaskan tolak gerakan radikalisme serta anti Pancasila dalam kampus
Saya lawan radikalisme
Ngeri radikalisme di kampus negeri
Pemerintah diminta punya SOP jelas soal pengelolaan masjid di lingkungan perkantoran
PBNU minta pemerintah awasi 41 masjid terindikasi radikal
Survei P3M: 41 Masjid di kantor pemerintahan terindikasi radikal

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.