BNP2TKI siapkan KUR senilai Rp 1 T buat ringankan beban hidup TKI
"Kami nanti akan berikan pengawas secara otoritas serta pengontrolan yang baik," kata Nusron.
Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) tengah menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk meringankan beban hidup Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berada di Singapura.
"Kami siapkan KUR tersebut untuk meringankan para TKI. Sebab TKI ini kan juga sebagai salah satu pemasukan devisa di Indonesia," Kata Kepala BNP2TKI Nusron Wahid di Gedung APJATI, Jakarta Selatan, Kamis (1/10).
Dalam pertemuannya bersama Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) dan seluruh Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) ini, Nusron menjelaskan, KUR ini nantinya akan membuat beban yang terbilang mahal oleh para TKI menjadi murah. Misal, struktur pembayaran gaji nantinya lewat banking sistem.
"Selama ini kan gaji mereka (TKI) tidak melalui banking sistem tapi dibayar cash. Dan yang membiayainya pihak koperasi simpan pinjam yang mana pengurus di dalamnya orang-orang buangan. Untuk itu, kami nanti akan berikan pengawas secara otoritas serta pengontrolan yang baik," ucapnya.
Politikus Golkar ini mengungkapkan, akan memberikan berapapun dan apapun yang dibutuhkan oleh TKI, tentunya sebagian berasal dari bantuan Pemerintah.
"Saat ini pengajuan KUR sudah mulai dapat dilakukan oleh para TKI di Singapura melalui pihak BNP2TKI. Sudah disediakan Rp 1 triliun dengan asumsi Rp 20 juta untuk 50 ribu TKI. Nanti kalau TKI bertambah, dan biaya kurang, KUR tersebut akan ditambahi pemerintah melalui subsidi bunga," tutupnya.
Baca juga:
BNP2TKI sebut agen penyalur yang potong gaji TKI tidak manusiawi
Migrant Care kritik revisi UU TKI tidak substansial
Polisi Kairo cueki laporan TKI yang diperkosa majikannya
Pemerintahan Jokowi akan pulangkan 700 ribu TKI di Saudi
Malaysia setuju usul BNP2TKI majikan bayar biaya administrasi TKI
Pemerintah didesak awasi ketat agen penyalur TKI di Singapura