BMKG deteksi 25 titik panas dan 3 titik api di Riau akibat kebakaran hutan dan lahan
Sekadar diketahui, Provinsi Riau saat ini dalam status Siaga Karhutla yang ditetapkan sejak 19 Februari hingga 30 Mei 2018 mendatang. Dari data BPBD Riau, total luas lahan yang terbakar dari Januari 2018 hingga saat ini mencapai 1.600 hektare.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi adanya 25 titik panas di Riau, Selasa (15/5). Munculnya titik panas itu diduga dari kebakaran hutan dan lahan.
Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sukisno, menyebutkan jumlah titik panas yang terpantau melalui pencitraan satelit Terra dan Aqua pukul 06.00 Wib meningkat dua kali lipat dari sehari sebelumnya.
"Peningkatan titik panas terjadi di wilayah Kabupaten Siak, ada 11 titik panas di sana," ujar Sukisno.
Padahal, pada Senin (14/5) kemarin, BMKG mendeteksi titik panas di Riau hanya 12 titik. Itu tersebar di sejumlah kabupaten dan kota.
Sukisno merincikan, dari 25 titik panas yang terdeteksi hari ini, 11 titik panas yang terpantau di Kabupaten Siak ada di dua kecamatan. Yakni di Kecamatan Siak dan Kota Siak Sri Indrapura.
"Selain itu, titik panas juga terpantau di Kabupaten Pelalawan 6 titik, Bengkalis 3 titik, di Kota Dumai 2 titik, di Indragiri Hilir 2 titik serta di Rokan Hilir 1 titik," terangnya.
Dari 25 titik panas itu, tiga titik lainnya merupakan titik api yang mengindikasikan adanya kebakaran hutan dan lahan dengan tingkat akurasi di atas 70 persen.
"Jadi, selain titik panas, ada juga 3 titik api. Itu ditemukan di daerah Bengkalis, Dumai dan Siak," ucap Sukisno.
Sekadar diketahui, Provinsi Riau saat ini dalam status Siaga Karhutla yang ditetapkan sejak 19 Februari hingga 30 Mei 2018 mendatang. Dari data BPBD Riau, total luas lahan yang terbakar dari Januari 2018 hingga saat ini mencapai 1.600 hektare.
Baca juga:
Jokowi diminta turun tangan selesaikan kasus kebakaran hutan PT Kallista Alam
Jelang musim kemarau, ini strategi pemerintah Jokowi cegah kebakaran hutan
Melihat simulasi penanganan kebakaran hutan jelang Asean Games 2018
Dalang perusak hutan sulit diungkap akibat lemahnya koordinasi antar aparat
Ini strategi APP Sinar Mas wujudkan Asian Games 2018 bebas asap kebakaran hutan
Pembakar hutan atau lahan di Sumsel bakal dihukum 12 tahun penjara
Dahsyatnya si jago merah lalap hutan di Oklahoma