Bima Arya Wacanakan 2022 Bogor Steril dari Angkot
Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, setidaknya akan penghentian izin operasi 800 unit angkot hingga akhir tahun 2019.
Pemerintah Kota Bogor berencana menghapuskan angkot pada tahun 2022. Upaya mensterilkan Kota Bogor dari angkot, Pemkot akan mengurangi izin kendaraan yang tidak laik jalan.
Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, setidaknya akan penghentian izin operasi 800 unit angkot hingga akhir tahun 2019.
"Angkot yang tidak diperpanjang izinnya karena tidak laik jalan," katanya seperti dilansir dari Antara, Jumat (6/9).
Menurutnya, dengan pengurangan tersebut akan menyisakan 1.600 unit angkot yang beroperasi di tahun 2020. Pasalnya, berdasarkan data dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, jumlah angkot di Kota Bogor hingga akhir tahun lalu ada sebanyak 2.400 unit.
"Tahun 2022 angkot sudah hilang, secara alamiah karena semakin lama akan berkurang, tapi kita kan harus pikirkan kemana mereka (sopir) setelah itu, makanya ada konversi," ujarnya.
Politikus PAN ini menjelaskan, program konversi tiga angkot menjadi satu bus tengah diramu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Opsi terbaru, ia akan mempersilakan badan hukum angkot yang mengonversi kendaraannya ke bus untuk berinvestasi pada moda transportasi yang juga akan dibangun Pemkot Bogor, yaitu Trem.
"Ini yang sekarang kita lobi. Untuk masuk, untuk berinvestasi dengan badan hukum ini berbagi saham di sini. Modelnya seperti itu," terangnya.
Pasalnya, hingga wacana pembuatan moda transportasi berbasis rel itu digulirkan, ia belum mengetahui pihak mana yang akan menjadi operatornya. Tapi, menurutnya Pemkot Bogor sedang menjalin komunikasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) untuk melakukan kajian operasional Trem di Kota Bogor.
Ia mengatakan bahwa kajian itu juga akan dianggarkan di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor serta BPTJ dengan estimasi senilai Rp 200 juta.
Baca juga:
Rumah Digusur, Pengantin di Puncak Bogor Terpaksa Menikah di Lapak PKL
Pemkab Bogor Bakal Siapkan Rp40 Miliar untuk Pemekaran Bogor Barat
Pemkab Bogor Tak Beri Kompensasi Warga Puncak Korban Penggusuran
Sekolah Tunggu Putusan Pengadilan Beri Sanksi Siswa Terlibat Duel Gladiator di Bogor
Polisi Sebut 3 Terduga Pembunuh Siswi SMK di Bogor Berada di Luar Kota
Kronologi Pelajar di Bogor Tewas usai Duel Gladiator, Keterlibatan Alumni Didalami
Tolak Rumah Dibongkar Satpol PP, Warga Cisarua Gelar Aksi Bakar Ban