Rumah Digusur, Pengantin di Puncak Bogor Terpaksa Menikah di Lapak PKL
Merdeka.com - Pasangan pengantin Rizky Alfarizky (19) dam Rini Sumiati (17) terpaksa melangsungkan pernikahan pada sebuah lapak PKL di Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Kamis (5/9/2019).
Hal itu lantaran rumah Rini dan keluarganya di Kampung Naringgul, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, digusur Pemerintah Kabupaten Bogor, Rabu (4/9), kemarin. Rini pun mengaku kesal dan kecewa pada pemerintah hingga dia terpaksa menikah di tempat berukuran 2x5 meter.
"Kenapa enggak ditunda dulu (pembongkaran). Jadi saya terpaksa nikah di lapak PKL milik ibu saya," kata Rini.
©2019 Merdeka.com/Rasyid Ali
Pemilihan lapak PKL, kata dia, karena di tempat itu pada pagi hari cukup sepi sehingga dimanfaatkan untuk melangsungkan akad nikah, sekaligus tempat berdandan dan makan para undangan, yang dihadiri keluarga dan orang dekat.
"Alhamdulillah akad nikah berjalan lancar," katanya.
Sementara sang suami, Rizky memilih bersikap santai menerima kenyataan menikah di lapak PKL. "Ya mau gimana lagi. Untuk nyewa gedung, uangnya sudah buat biaya hidup sehari-hari," katanya.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya