LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bima Arya Ingin Kota Bogor Jadi Daerah Pertama Rampungkan Vaksinasi Covid-19

Dengan skema percepatan itu, pada sasaran pelayan publik bisa tercapai pada April atau Juni mendatang. Terlebih, sumber daya manusia (SDM) yang dikerahkan adalah semua tenaga kesehatan di Kota Bogor. Baik dari puskesmas, rumah sakit, klinik, hingga organisasi kesehatan.

2021-03-23 18:58:21
vaksin covid-19
Advertisement

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto yakin Kota Bogor akan menjadi daerah pertama bisa merampungkan proses vaksinasi Covid-19. Dia dan jajaran Pemkot Bogor diberi atensi khusus oleh Presiden Joko Widodo untuk mempercepat proses vaksinasi.

"Dari pelaksanaan per hari 5.000 sampai 6.000 orang, kita tingkatkan menjadi 7.000 orang. Targetnya, dalam satu bulan ini, tuntas 109 ribu orang," katanya di Bogor, Selasa (23/3).

Dia menjelaskan, Pemkot Bogor saat ini melakukan jemput bola kepada sasaran vaksin. Seperti masyarakat lanjut usia, hingga pegawai mal yang dilakukan akhir pekan kemarin.

Advertisement

"Kami ingin percepat semuanya. Sambil kalau vaksinnya kurang, minta lagi ke Kemenkes. Kami perlu dukungan dari semua agar proses lebih cepat," ujarnya.

Menurutnya, Presiden Joko Widodo pun mengapresiasi upaya percepatan proses vaksinasi ini. "Kalau bisa, Kota Bogor jadi daerah pertama yang selesai vaksinasinya," ungkap Bima.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno menjelaskan, upaya percepatan proses vaksinasi di Kota Bogor terus digencarkan. Terutama vaksinasi untuk sasaran tahap kedua pelayanan publik. Hal itu, tentunya dengan berbagai strategi berbasis fasilitas kesehatan.

Advertisement

"Kami sudah menargetkan semua di 25 puskesmas setiap hari untuk memberikan pelayanan maksimal per harinya. Rumah sakit juga ada 15 rumah sakit pelayanan setiap hari, 100 orang minimal target per hari per rumah sakit," jelasnya.

Lalu juga proses di titik vaksinasi massal yang terus berlanjut. Seperti di Puri Begawan, hingga April 2021, dinkes sudah menjadwalkan sekitar 1.500 orang penyuntikan dalam sehari. Begitu pula dengan vaksinasi di mal-mal Kota Bogor dan drive thru.

Dengan skema percepatan itu, pada sasaran pelayan publik bisa tercapai pada April atau Juni mendatang. Terlebih, sumber daya manusia (SDM) yang dikerahkan adalah semua tenaga kesehatan di Kota Bogor. Baik dari puskesmas, rumah sakit, klinik, hingga organisasi kesehatan.

"Yang menjadi kendala adalah ketersediaan vaksin. Kami baru menerima 75.000 dosis untuk dua kali penyuntikan, jadi belum semua target di sasaran tahap dua teralokasikan. Dan ini terus kami mencoba pengajuan usulan ketersediaan vaksin," tutup Retno.

Baca juga:
Satgas Minta Sertifikat Vaksin Covid-19 Tak Diunggah ke Medsos
Sempat Sakit usai Divaksinasi Covid-19, Seorang Warga di Sulsel Akhirnya Meninggal
Sinovac Klaim Vaksinnya Aman Bagi Bayi dan Remaja
Percepat Vaksinasi Covid-19, Dinkes Lampung Buka 753 Pos di 15 Kabupaten-Kota
Tim Grup A Piala Menpora 2021 Menerima Vaksin COVID-19
23 Maret: Tambah 146.930, Total 5.732.210 Orang Telah Vaksinasi Covid Dosis 1

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.