Bibit Samad sebut Ambon & Merauke paling parah penggunaan dana desanya
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Dana Desa, Bibit Samad Riyanto meminta pemerintah desa membuat perencanaan penggunaan dana desa yang sasaran utamanya adalah masalah kemiskinan.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Dana Desa, Bibit Samad Riyanto meminta pemerintah desa membuat perencanaan penggunaan dana desa yang sasaran utamanya adalah masalah kemiskinan. Menurutnya, masalah kemiskinan harus jadi sasaran utama penggunaan dana desa, karena bantuan dana desa untuk pembangunan dan menyejahterahkan masyarakat.
"Dalam menganalisa perencanaan penggunaan dana desa (DD), pemerintah desa harus mengetahui permasalahannya dan sekaligus potensi di desanya," katanya dilansir Antara, Jumat (9/2).
Mantan Wakil Ketua KPK ini mengatakan Satgas Dana Desa juga ikut melakukan asistensi ke daerah-daerah yang penggunaan dana desanya terkena OTT atau Operasi Tangkap Tangan KPK. Sejak dirinya dilantik oleh Presiden menjadi Satgas Dana Desa sudah ada puluhan laporan yang masuk, dan Satgas biasanya langsung terjun ke daerah yang penggunaan dana desanya mencuat.
"Untuk Situbondo masih belum mendalami penggunaan dana desanya. Di Indonesia ada dua kabupaten paling parah penggunaan dana desanya, sehingga tak bisa mencairkan dana desa termin kedua, yaitu Ambon dan Merauke," katanya.
Kendati demikian, Samad mengaku banyak menemukan penggunaan dana desa cukup bagus, dan ada berbagai kegiatan inovasi di desa untuk mengembangkan potensi di desanya.
Baca juga:
Gelapkan dana desa, Kades di Cilacap bayar utang & honor pegawai pakai uang palsu
Gelapkan dana desa Rp 926 juta, Kades di Riau divonis 5 tahun bui
Bupati Purwakarta dan Kapolres teken MoU cegah korupsi dana desa
Tiga perangkat desa di Aceh diduga gelapkan uang gampong Rp 110 juta
Selewengkan dana desa ratusan juta, kades ini ditahan Kejari Deliserdang