Biaya haji naik, Suryadharma janji beri jemaah kompensasi
Namun, demikian masih ada beberapa biaya yang harus ditanggung oleh para jemaah.
Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan menaikkan setoran awal untuk ibadah haji pada 2014. Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, salah satu penyebab kenaikan dikarenakan turunnya nilai tukar rupiah terhadap dolar, yang dapat berimbas kepada kenaikan bahan bakar pesawat, aftur.
Meski demikian dia berjanji akan ada keuntungan yang didapatkan oleh para jemaah dari kenaikan tersebut. "Kompensasinya dalam bentuk dalam pembebasan dalam biaya tertentu, seperti biaya pembuatan paspor, yang seharusnya Rp 250 ribu jadi gratis, asuransi jadi gratis, biaya makan saat pemondokan gratis. Transportasi lokal selama di Saudi gratis," ungkapnya di Kantor DPP PPP, Jakarta Pusat, Minggu (5/1).
Namun, dari begitu banyaknya fasilitas yang diberikan secara cuma-cuma, masih ada beberapa biaya yang harus ditanggung oleh para jemaah. Suryadharma membaginya menjadi dua biaya yang harus dibayarkan secara pribadi.
Kedua biaya itu adalah biaya tiket dan pemondokkan rumah di Saudi Arabia. Walaupun jemaah dikenakan biaya sendiri, pemerintah masih mendukung dengan memberikan bantuan dalam pembiayaan rumah pemondokkan.
Suryadharma menjelaskan, pada 2014 subsidi akan diberikan lebih besar dibandingkan tahun lalu. "Biaya pemondokkan rumahpun itu disubsidi. 2012 rata-rata 650 real perjemaah. Pada tahun 2013 rata 1850 real. Semua itu karena adanya dana bagi hasil tadi. Untuk bisa mengcover kenaikan harga sebagainya," jelasnya.
Baca juga:
Suryadharma janji kuota haji Indonesia tahun ini kembali normal
Setelah harga elpiji, kini giliran biaya haji 2014 juga naik
Akhir tahun, BSM targetkan 810 ribu tabungan haji
Bank Mandiri dan anak usahanya incar pasar haji dan umrah
Dana ekspansi besar, BI minta bank syariah optimalkan dana haji