Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dana ekspansi besar, BI minta bank syariah optimalkan dana haji

Dana ekspansi besar, BI minta bank syariah optimalkan dana haji syariah. shutterstock

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) berharap alokasi dana haji ke perbankan syariah tahun depan akan memberikan stimulus positif. Pengembangan dan pertumbuhan perbankan syariah dapat dilakukan dengan tambahan Dana Pihak Ketiga (DPK) melalui dana haji ini.

Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI, Edy Setiadi, menyadari aksi ekspansi tentunya membutuhkan dana besar. Maka dari itu, dia berharap dana haji dapat dimaksimalkan dengan baik oleh perbankan syariah.

"Apalagi kan sekarang ini bank-bank yang cukup besar katakan seperti Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah Financing to Deposit Ratio-nya (FDR) juga masih di bawah kan. Jadi masih mampulah (menampung dana haji)," ujarnya saat ditemui di Gedung BI, Jakarta, Kamis (5/12).

Namun, Edy mengingatkan bank penerima harus tetap mengedepankan tingkat kesehatannya dengan berhati-hati mengucurkan dana ekspansi.

Terkait dengan syarat dari Kementerian Agama bahwa hanya bank syariah yang memiliki cakupan nasional bisa menerima dana haji, Edy berpendapat, bank syariah bisa memanfaatkan jaringan induknya atau melalui office channeling.

"Seperti BNI, atau BRI itu meskipun kantornya tak ada di seluruh provinsi tapi bisa diakses," ungkap dia.

Seperti diketahui, BI berharap sebesar 30 persen dana haji dapat masuk ke perbankan syariah Indonesia sedangkan 70 persen untuk obligasi (sukuk). Hal ini dilakukan karena bank syariah perlu memperbesar pangsa pasarnya.

Nilai kapitalisasi pasar perbankan syariah Indonesia yang sebesar Rp 2.763 triliun tergolong belum mencapai titik ideal. Hal tersebut mengingat jumlah penduduk muslim Indonesia mencapai 151,79 persen dibandingkan jumlah muslim di Timur Tengah. (mdk/bim)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP