LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Besok, Bawaslu gelar rapat pleno dugaan kasus mahar politik Sandiaga

Besok, Bawaslu gelar rapat pleno dugaan kasus mahar politik Sandiaga. Sejauh ini Bawaslu baru meminta keterangan dua orang saksi pelapor. Namun, kedua saksi pelapor tak dapat menjelaskan dugaan mahar politik dilakukan Sandiaga.

2018-08-28 20:55:44
Bawaslu
Advertisement

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merencanakan menggelar rapat pleno terkait kasus dugaan mahar politik dilakukan bakal cawapres Sandiaga Salahuddin Uno, Rabu (29/8) besok. Rapat pleno itu nantinya bakal memutuskan penyelidikan dugaan kasus tersebut dilanjutkan atau tidak.

"Tunggu besoklah, kan besok baru mau (rapat pleno), bukti apa yang dapat dibuktikan, kesimpulan sampai mana, itu kami diskusikan besok," kata anggota Bawaslu Frizt Edwar Siregar, saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Selasa (28/8).

Sejauh ini Bawaslu baru meminta keterangan dua orang saksi pelapor. Namun, kedua saksi pelapor tak dapat menjelaskan dugaan mahar politik dilakukan Sandiaga.

Advertisement

Menurut Frizt, keduanya memberikan keterangan berdasarkan keterangan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief di media sosial Twitternya. Sedangkan, Bawaslu hingga kini belum bisa memeriksa Andi Arief lantaran hingga panggilan ketiga mantan jubir Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu tak kunjung datang. Kesulitan memeriksa Andi Arief karena Bawaslu tak memiliki kekuatan hukum memanggil paksa.

"Kan kami Bawaslu tidak punya kewenangan untuk maksa," kata dia.

Diketahui, kasus dugaan mahar politik dilakukan Sandiaga Uno pertama kali diungkap Andi Arief lewat akun twitternya. Sandiaga dikatakan Andi Arief memberikan uang masing-masing Rp 500 miliar ke PAN dan PKS.

Advertisement

Fulus tersebut diungkap Andi untuk memuluskan pencalonannya mendampingi Prabowo Subianto di Pilres 2019 mendatang. Keterangan Andi kemudian menjadi dasar Federasi Indonesia Bersatu dan Rumah Relawan Nusantara The President Centre Jokowi-Ma'ruf Amin ke Bawaslu. Namun hingga surat penggilan ketiga Andi Arief tak kunjung datang.

Baca juga:
Sering dikritik soal ekonomi sulit, Timses Jokowi-Ma'ruf tantang debat Sandiaga
Sandiaga Uno minta deklarasi #2019GantiPresiden tak lagi diadang
Sandiaga tak kecewa dan ucapkan selamat Deddy Mizwar jadi jubir Jokowi-Ma'ruf
Sandiaga Uno: Rakyat rasakan beban hidup makin berat
Sandiaga Uno blusukan ke Bandung, temui pedagang sampai pengusaha
Sandiaga enggan tanggapi gerakan #2019gantipresiden takut mengganggu
Ketua DPRD DKI soal Sandiaga resmi mundur: Kita belum lihat kerjanya

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.