Bertengkar karena sering jual barang di rumah, Roy tewas ditikam abangnya
Saksi-saksi menyatakan abang-beradik itu sebelumnya bertengkar mulut di halaman rumah mereka. Saat bertengkar, mereka memegang alat berupa parang potong rumput, sekop dan pisau.
Pertengkaran abang-beradik di Jalan Sendok, Medan, Jumat (16/3), berujung maut. Sang adik tewas dengan luka bekas tikaman di bagian perut.
Berdasarkan informasi dihimpun, korban tewas yakni Roy Silitonga. Abangnya, Ferzi Silitonga alias Forgus, yang disangka sebagai pelaku, telah diamankan petugas Polsek Medan Baru.
Saksi-saksi menyatakan abang-beradik itu sebelumnya bertengkar mulut di halaman rumah mereka. Saat bertengkar, mereka memegang alat berupa parang potong rumput, sekop dan pisau.
Pertengkaran kemudian berlanjut sampai ujung halaman rumah mereka. "Pada saat korban RS terjatuh, tersangka FS langsung menusukkan benda yang diduga pisau," kata Kapolsek Medan Baru, Kompol Victor Ziliwu.
Roy tewas di tempat dengan luka tikam di bagian perut. Dia telungkup kaku bersimbah darah di halaman rumahnya.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan warga ke polisi. Petugas Polsek Medan Baru kemudian datang ke lokasi dan mengamankan pelaku.
Selain mengamankan tersangka, petugas juga mengumpulkan sejumlah barang bukti, seperti baju sisa bekas dibakar dan parang babat rumput. "Motif sementara tersangka FS kesal karena adiknya sering menjuali barang yang ada di rumahnya," jelas Victor.
Baca juga:
TKW asal Medan tewas penuh luka, polisi di Penang tahan 2 WN Nepal
Ditagih utang Rp 300 ribu, honorer Satpol PP di Lubuklinggau bunuh IRT
Usai mabuk bareng, Rudi tikam leher Saifudin hingga tewas
Ditangkap, pemuda di Kebumen yang penggal ibunya tak menyesal
Wanita yang ditemukan tinggal tulang di Dumai ternyata dibunuh suami
Kesal tak diberi Rp 500 ribu, pemuda di Kebumen tega bunuh ibu kandung
Utang Rp 20 juta di Bank jadi motif Ucup habisi Nuroni sahabatnya