LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bermodal akik, WN Malaysia hipnotis dan ambil emas mahasiswi

Pelaku mengaku akik yang dimilikinya dari kerajaan Sriwijaya.

2016-06-24 15:08:10
Penipuan
Advertisement

Dengan berdalih sebagai pendatang untuk mengembalikan batu peninggalan zaman Kerajaan Sriwijaya, seorang pria yang mengaku warga negara Malaysia yang belum diketahui identitasnya justru menghipnotis untuk mengambil barang-barang berharga milik seorang mahasiswi di Palembang. Korban pun melapor ke polisi dengan menyebut ciri-ciri pelaku.

Korban berinisial OF alias AN (22), warga Jalan Ahmad Yani, Lorong Dua Saudara, Kecamatan Sebarang Ulu II, Palembang. AN harus kehilangan barang miliknya berupa kalung emas seberat dua suku atau 15 gram dan uang sebanyak Rp 700 ribu yang dibawa kabur pelaku.

AN menuturkan, kejadiannya bermula saat dirinya sedang berbelanja di salah satu mal di Jalan Radial Palembang, Selasa (21/6) sore. Pelaku yang mengaku WN Malaysia menemuinya melihat batu yang diklaim peninggalan kerajaan terbesar di Nusantara itu.

Lalu pelaku mengajak korban ke tempat sepi. Dipilihlah tempat makan cepat saji yang berada di lantai bawah mal untuk memperlihatkan batu tersebut. Pelaku menawarkan untuk mengobatinya karena di dalam tubuhnya banyak makhluk gaib.

"Saya dibuat percaya saja. Padahal cincin itu cuma seukuran batu cincin dan warna merah," ungkap AN saat melapor ke SPKT Polresta Palembang, Jumat (24/6).

Tak beberapa lama, pelaku menyuruh korban mencari telur ayam sebagai syarat pengobatan. Begitu didapat, pelaku meminta seluruh barang yang dibawa korban. Lantaran sudah dipengaruhi hipnotis, korban menyerahkan barang yang dimilikinya.

"Saya itu kayaknya dihipnotis, kalung emas sama duit saya diambil semua, untung motor tidak dibawanya," ujarnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan, laporan diterima petugas dan segera ditindaklanjuti. Pihaknya belum bisa memastikan pelaku benar adalah WN Malaysia atau hanya untuk mengelabui korban.

"Menjelang Lebaran ini banyak modus pelaku untuk berbuat kejahatan. Masyarakat lebih waspada agar tidak menjadi korban," imbaunya.(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.