Berkali-kali gagal bunuh diri, Rani ditemukan tewas tergantung
Rani (29), perempuan penderita kelainan jiwa, warga Dusun Tala-tala, Desa Bonto Manai, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulsel, ditemukan tewas gantung diri dengan menggunakan sarung di teras rumah panggung, Jumat pagi tadi, (3/2) sekitar pukul 05.50 Wita.
Rani (29), perempuan penderita kelainan jiwa, warga Dusun Tala-tala, Desa Bonto Manai, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulsel, ditemukan tewas gantung diri dengan menggunakan sarung di teras rumah panggung, Jumat pagi tadi, (3/2) sekitar pukul 05.50 Wita.
Sebelumnya, Rani sudah berkali-kali berusaha bunuh diri dengan minum racun hingga pagi tadi Rani ditemukan oleh Ardi (33), paman korban dengan kondisi lidah menjulur tergigit karena jeratan sarung. Di sisinya, ada kursi yang berjarak satu meter lebih dari jasadnya.
Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Muhammad Jufri mengatakan, Ardi menemukan jasad Almarhumah saat membuka pintu. Tiba-tiba dia mendapati keponakannya tergantung.
Ardi berusaha menggendong korban untuk melonggarkan jeratan sarung sembari berteriak memanggil Ani istrinya, (32). Namun Rani sudah meninggal dunia. Diperkirakan, Rani bunuh diri dengan bantuan kursi yang ada di sisinya.
"Korban Rani ini alami gangguan kejiwaan. Berkali-kali berusaha bunuh diri termasuk 2003 lalu kedapatan minum racun namun jiwanya masih sempat tertolong," kata AKP Muhammad Jufri.
Baca juga:
Diduga depresi kalah pilkades, bujangan di Palembang gantung diri
Tahanan Polsek di Riau gantung diri pakai ikat pinggang
Angka bunuh diri tinggi, Gunungkidul butuh dokter spesialis kejiwaan
Polisi belum mampu ungkap penyebab Bripda Saka gantung diri
Akhir hidup tragis sang polisi humoris Bripda Saka