Polisi pastikan peluru nyasar ke gedung DPR berasal dari Lapangan Tembak Senayan
Polisi pastikan peluru nyasar ke gedung DPR berasal dari Lapangan Tembak Senayan. Peluru itu berasal dari senjata ditembakkan tersangka IAW dan RMY yang meminjam dari anggota Perbakin yang berinisial A dan G.
Polisi memastikan peluru nyasar ke gedung DPR berasal dari Lapangan Tembak Senayan, Jakarta. Peluru itu berasal dari senjata ditembakkan tersangka IAW dan RMY yang meminjam dari anggota Perbakin yang berinisial A dan G.
"(Jarak dari Lapangan Tembak Senayan-gedung DPR?) 253 meter, masih bisa dijangkau," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/10).
Nico mengatakan, barang bukti yang diamankan dari tangan kedua pelaku senjata jenis Glock. Senjata itu merek AKAI Custom dapat dijangkau hingga ratusan meter.
"Jarak jangkauan senjata tergantung dari jenis senjata dan peluru. Kalau peluru 9 mm tentu lebih jauh dari peluru 32 dan 38. Sedangkan jarak yang bisa dijangkau efektif itu dari 50 sampai 200 meter. Makin jauh tidak bisa makin efektif. Tergantung jenis senjatanya. Bisa juga pelurunya 9 mm tapi senjatanya laras panjang. Dia juga bisa lebih jauh. Bisa 400 meteran," ujar Nico.
Nico menjelaskan, senjata digunakan itu untuk berolahraga. Namun ada aturan saat menggunakannya.
"Di Perbakin diatur ada beberapa jenis senjata yang dapat digunakan antara lain senjata pendek, panjang, dan berburu. Masing-masing ada izinnya, ada izin olahraga, kemudian ada KTA izin membawa senjata api untuk bela diri. Nah untuk senjata ini, ini adalah senjata yang memang bisa digunakan untuk olahraga," pungkasnya.
Baca juga:
Peluru nyasar ke DPR, Pimpinan MPR usul lapangan tembak dipindah
Penembak gedung DPR pinjam senjata milik anggota Perbakin
Bukan anggota Perbakin, 2 tersangka peluru nyasar di gedung DPR pegawai Kemenhub
16 Jam mengungkap kasus peluru nyasar di gedung DPR
Ini penampakan kaca ruang anggota DPR yang terkena peluru nyasar
Bamsoet sebut pelaku peluru nyasar ke Gedung DPR baru mendapat sertifikat menembak
Polisi ungkap alasan cepat simpulkan penembakan di DPR sebagai peluru nyasar