LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

'Bergandengan Tangan Saling Bantu Selamatkan Manusia dari Virus Covid & Terorisme'

Kondisi pandemi Covid-19 telah menggeser aktivitas dari konvensional ke digital.

2021-07-14 13:52:00
corona covid
Advertisement

Kondisi pandemi Covid-19 telah menggeser aktivitas dari konvensional ke digital. Perlu diwaspadai di masa pandemi justru kelompok teror semakin masif menyebarkan narasi, rekrutmen hingga pendanaan lewat internet.

Ketua Umum Pengurus Besar Ormas Islam Mathla'ul Anwar (MA) Embay Mulya Syarief mengatakan, karena itu saat ini yang perlu diwaspadai masyarakat tidak hanya virus Covid-19. Melainkan juga virus radikalisme dan terorisme.

"Mengenali narasi radikalisme menjadi penting untuk dipahami oleh seluruh masyarakat, karena ini juga termasuk virus berbahaya," ujar Embay dalam keterangannya, Rabu (14/7/).

Advertisement

Menurutnya, radikalisme tidak sekedar ajakan kekerasan, tetapi narasi yang mengarah pada saling membenci, memecah belah hingga dorongan ketidakpercayaan publik terhadap negara. Karena itu imunitas terkait mental dan nalar penting juga untuk ditingkatkan dari virus radikalisme.

"Kalau virus radikalisme tentang pemikiran tentunya harus bersama-sama kita lawan," tuturnya.

Lebih lanjut, Dia mencontohkan terkait aturan protokol kesehatan (prokes) yang saat ini digalakkan oleh pemerintah untuk membendung virus covid-19. Menurutnya, perlu juga diterapkan hal serupa untuk membendung virus radikal dan intoleran yang juga masif saat ini.

Advertisement

"Bersama-sama bergandengan tangan untuk saling membantu menyelamatkan nyawa manusia dari virus Covid dan virus terorisme dengan menaati anjuran dari pemerintah," ujarnya.

Dia mencontohkan tempat ibadah sementara ditutup untuk menghambat penyebaran virus, namun ada yang menentang. Padahal, lanjut Embay, manusia diwajibkan untuk menjaga nyawa manusia lainnya, apalagi dikala pandemi seperti saat ini.

"Mari kita jaga nyawa sesama manusia dengan menerapkan protokol kesehatan dan beribadah dari rumah. Kita jaga juga saudara kita dari penyebaran virus radikalisme yang terus mengancam saat ini utamanya melalui media sosial," terangnya.

Menurutnya, sekaranglah saatnya semuanya, baik ulama, umat, dan umara atau pemerintah ini untuk bersatu dalam menanggulangi wabah Covid-19 dan wabah radikalisme yang semakin mengkhawatirkan.

"Karena kan memang sudah banyak sekali korbannya, jadi mari kita dukung langkah pemerintah," tandasnya.

Baca juga:
Kemenkes Perluas Layanan Telemedicine & Obat Gratis Pasien Isoman ke Bodetabek
Ma'ruf Nilai Kasus Covid di Banten Cukup Tinggi Butuh Penanganan Lebih Intensif
3 Obat Terapi Covid-19 Kosong di Apotek, Menkes Dorong Produsen Global Penuhi Stok
Gibran Rakabuming Positif Covid-19
BIN Gelar Vaksinasi Covid-19 Secara Door to Door
Jokowi Sebut 255 Juta Orang di Dunia Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.