LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bentrokan Warga Dua Desa di Flores Timur Diselesaikan dengan Cara Adat

Dalam adat Lamaholot, ada tradisi Nayu Bayah atau menyelesaikan kasus agar tidak berdampak luas dan membawa lebih banyak korban dari kedua pihak. Selain memutuskan mata rantai konflik yang terjadi untuk mencegah terjadinya konflik kembali, apalagi dua desa yang bertikai adalah kakak beradik.

2019-06-07 15:39:00
Bentrokan Warga
Advertisement

Wakil Bupati Flores Timur, Agus Payong Boli meminta pemerintah desa dan tokoh adat dari dua desa yang bertikai untuk duduk bersama menyelesaikan konflik antarwarga di Pulau Adanara secara adat Lamaholot.

"Saya sudah berkomunikasi dengan kepala desa dan tua adat dari Desa Wewit dan Nubalema-2, Desa Bidara dan desa-desa sekitar untuk duduk bersama menyelesaikan masalah ini secara adat Lamaholot," kata Agus Payong Boli kepada Antara, Jumat (7/6).

Dia mengemukakan hal itu, berkaitan dengan upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Flores Timur, dalam menangani kasus bentrok antarwarga dua desa di Pulau Adonara.

Advertisement

Bentrok antarwarga dipicu ancaman dari seorang pemuda yang tengah mabuk. Akhirnya memicu bentrokan dan menyebabkan satu orang meninggal dunia, tiga lainnya mengalami luka-luka dan lima rumah dibakar.

Dalam adat Lamaholot, ada tradisi Nayu Bayah atau menyelesaikan kasus agar tidak berdampak luas dan membawa lebih banyak korban dari kedua pihak. Selain memutuskan mata rantai konflik yang terjadi untuk mencegah terjadinya konflik kembali, apalagi dua desa yang bertikai adalah kakak beradik.

Nayu Baya adalah perjanjian damai yang dimateraikan dengan darah dan janji damai untuk tidak terlibat dalam konflik antarlewo, desa dan wilayah.

Advertisement

Agus Boli melanjutkan, Desa Wewit dan Nubalema 2, merupakan desa kaka -ade secara adat. Karena itu ruang perdamaian selalu terbuka dalam nuasan Lamaholot

"Perdamaian itu mahal. Jadi mari kita rawat baik-baik. Jika, sudah terjadi mari kita duduk secara Lamaholot, selesaikan secara adat agar ke depan masalah konflik individu atau kelompok tidak menyeret semua kampung terlibat dengan isu kampung supaya permasalahan cepat diselesaikan dengan baik," tegas Agus Boli.

Baca juga:
Buton Kembali Memanas, Status Keamanan Naik jadi Siaga 1
Gara-Gara Pemuda Mabuk, Warga Dua Desa di Flores Bentrok Hingga Satu Orang Tewas
Personel TNI dan Polri Dikerahkan ke Lokasi Bentrokan Warga di Buton
Bentrokan Dua Kelompok Pemuda di Buton, 2 Orang Tewas Kena Benda Tajam
Cegah Bentrok Susulan Dua Perguruan Silat, Polda NTT Terjunkan Personel Brimob
Polda Sultra Buru Pelaku dan Provokator Pembakaran 87 Rumah di Buton
87 Rumah Dibakar di Buton, Kapolres Minta Warga Dua Desa Tenang

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.